Wabup Mateng: Perkuat Karakter Anak Didik Sejak Usia Dini

Gambar Wabup Mateng: Perkuat Karakter Anak Didik Sejak Usia Dini

Mapos, Mateng – Agar generasi penerus mampu bersaing dizaman millenial, maka pentingnya membenahi pendidikan tingkat PAUD dan memperkuat karakter anak didik sejak usia dini agar mampu bersaing dengan daerah lainnya.

Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng), H. Muh. Amin jasa, dalam sambutannya saat membuka secara resmi Diklat Berjenjang Tingkat Mahir GTK PAUD Kabupaten Mateng yang berlangsung di Wisma Widya Buah, Kamis (21/3/2019) mengatakan, tenaga pedidik di PAUD adalah tenaga profesional yang bertugas merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran dan menilai hasil pembelajaran serta melakukan bimbingan, pengasuhan dan perlindungan anak didik.

Sehingga seorang pendidik PAUD kata Wabup, seharusnya menjalankan tugasnya setelah kompetensi dan kualifikasi terpenuhi, secara faktual, terutama pada jalur pendidikan nonformal memiliki variasi yang sangat tinggi. baik secara kualifikasi maupun kompentensi

“Diklat Berjenjang ini bertujuan tak lain dari upaya kita untuk memperbaharui ilmu dan kompotensi pendidik-pendidik kita, dengan harapan agar kita mampu menyesuaikan dengan perkembangan didaerah maju, serta berdaya saing. Dengan adanya diklat ini kita berharap juga agar terdapat presepsi yang sama pada semua pihak dalam penyelengaraam diklat berjenjang dan sesuai standar yang telah ditetapkan,” kata Amin Jasa.

Sementara Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Dr. Cecep Suryana menyampaikan bahwa pentingnya membenahi pendidikan tingkat PAUD dan memperkuat karakter anak didik sejak usia dini agar mampu bersaing dengan daerah lainnya.

“Kabupaten Mateng ini kita apresiasi Disdikbud yang telah mencetak Guru PAUD sebanyak 40 orang yang sudah setara dengan kualifikasi S.I dan D.IV, ini artinya kita telah mempersiapkan tenaga pendidik untuk anak usia dini dengan maksimal, karena pendidikan anak usia dini itu ibaratkan pondasi yang harus dibangun dengan kuat agar mampu mengahadapi tantangan generasi anak cucu kita nanti yang lebih ketat persaingannya,” ujarnya.

Sedangkan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Mateng, H. Busdir, menyampaikan, sesuai dengan arahan Kemendikbud bahwa guru PAUD harus S1. Untuk memberi bekal kepada guru PAUD yang belum S1 maka diadakanlah Diklat berjenjang ini, sehingga kapasitas guru PAUD yang belum S.1 setara dengan yang sudah S.1.

“Kegiatan ini kita sudah laksanakan di tahun 2017 namanya Dasar, kemudian ditahun 2018 namanya Lanjutan, sementara ditahun 2019 namanya Mahir, dengan kategori penjenjangan ini khusus guru PAUD dan DIKMAS, maka kegiatan pada hari ini sudah tiba kita dipuncak bahwa setelah kita memperoleh Ijasah Mahir ini, maka Guru-guru PAUD kita sudah sederajat S.I dengan D. IV,” ungkapnya.

Busdir juga sampaikan bahwa Diklat Berjenjang Tingkat Mahir GTK PAUD ini dilaksanakan yakni pertemuan selama 80 jam dan tugas mandiri 200 jam, jadi kegiatan ini selama 280 jam yang akan dilaksanakan selama 9 hari, dengan peserta 40 orang. Ditahun 2019 ini Guru PAUD sudah ada 40 orang di lima kecamatan yang sudah setara S.I dan D.IV.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap bagi Guru PAUD dan secara khusus bertujuan meningkatkan kompetensi Pendidik PAUD untuk mempersiapkan pendidik sebagai Guru Pendamping. Karena Keberhasilan PAUD tidak terlepas dari peran guru PAUD mengingat tugasnya dalam mengasuh, merawat, mendidik dan melindungi anak dalam rangka memaksimalkan terkoneksinya seluruh sel otak anak yang telah terbentuk sejak dini,” pungkasnya.

(usman)

Baca Juga