Wabup Majene Apresiasi Bimlat Calon Anggota Polri

0
54

Mapos, Majene – Wakil Bupati Majene, Lukman Nurman mengapesiasi program Bimbingan dan Latihan (Bimlat) calon anggota Polri yang digagas oleh Polres Majene.

Dalam acara penutupan Bimlat tahun belajar 2017 – 2018 di aula Mapolres Majene, Minggu (11/3/2018), Lukman mengatakan, masyarakat dan pemerintah Majene mendukung program Polres Majene yang telah mengadakan Bimlat calon anggota Polri untuk putra-putri daerah.

“Setelah melihat hasil didikan Bimlat selama enam bulan, ini sangat luar biasa sekali. Selaku pemerintah, kami berterima kasih kepada pak Kapolres yang telah membina dan membentuk anak-anak kami untuk menjadi putra-putri terbaik,” ujar Lukman di hadapan peserta Bimlat.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Dia berharap agar peserta yang dinyatakan selesai dalam Bimlat supaya mempersiapkan diri dalam seleksi penerimaan Polri yang dijadwalkan di bulan April mendatang.

“Jagalah kesehatan kalian. Dan jadilah pribadi-pribadi yang tangguh dalam menjalani kehidupan,” sebut Lukman.

Senada dengan Kapolres Majene AKBP Asri Effendy. Dirinya mengatakan, peserta Bimlat yang telah digembleng dapat mempersiapkan diri di tengah-tengah masyarakat.

“Setiap zaman berdeda-beda. Kedepan bukan semakin mudah tapi semakin sulit. Jadi siapkan diri kalian dalam menghadapinya, sebab hanya orang yang mempunyai kompetensi dan kemampuan yang akan bertahan,” ujar Asri Effendy.

Melalui Bimlat ini kata Asri Effendy peserta diharap dapat nilai lebih dari yang lain sehingga mampu berkompetisi dengan yang lain pada masing-masing bidang.

“Sekarang ini jalur teknologi informasi sudah terbuka lebar. Sangat gampang membuka akses lewat internet. Kita dengan mudahnya mendapatkan informasi lapangan pekerjaan seperti di sekolah kedinasan lainnya. Manfaatkan peluang itu. Persiapkan diri kalian untuk masuk polisi. Jangan mengandalkan manusia,” kata Asri Effendy.

Kekuatan do’a kata Asri Effendy tidak boleh diremehkan. “Modal kepercayaann diri, do’a orang tua, do’a saudara dan do’a paman adalah modal untuk mempersiapkan diri. Jangan susahkan orang tua dengan cara seperti menyogok,” ungkap Asri Effendy.

Lebih jauh kata pemilik dua bunga melati emas ini, untuk menambah kemampuan nalar, anak-anak peserta Bimlat harus lebih banyak membaca.

“Kalau kita rajin membaca maka otak kita akan terasah. Jangan handphone hanya digunakan untuk menonton youtube saja. Tapi gunakan untuk membaca. Pasang aplikasi membaca berita dan mengkaji ilmu lainnya.

Lebih jauh kata Kapolres Majene, pihaknya berterima kasih kepada Pemda Majene karena telah mendukung Bimlat calon anggota Polri bagi putra-putri daerah. “Semoga program ini tetap berlanjut,” kunci Asri Effendy.

(ipunk)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.