UT Gelar Kejuaraan Bola Volly Sebagai Ajang Promosi

  • 29 Feb 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 628
Gambar UT Gelar Kejuaraan Bola Volly Sebagai Ajang Promosi

Mapos, Majene — Lantaran kurang dikenal oleh masyarakat, pihak Universitas Terbuka (UT) menggelar Kejuaraan Bola Volly Universitas Terbuka Cup 2020 antar tingkat SMA sederajat se Sulawesi Barat di Lapangan Volly Polres Majene,
Sabtu (29/02/2020).

Dihadapan Bupati Majene Fahmi Massiara, Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji,
Direktur UT Anfas, Pinca BRI Majene dan undangan lainnya, Manager BLBA UT, Drs Abd Latif, S. Pd, MM mengatakan, ajang ini adalah sebagai promosi UT.

“Karena UT selama ini kurang dikenal masyarakat Majene. Banyak orang beranggapan, bahwa UT hanya diperuntukan mahasiswa dari kalangan para guru SD, padahal sama saja dengan universitas lainnya,” sebut Latif.

Selain itu katanya, even yang tengah dilaksanakan di Perguruan Tinggi (PT) UT Sulbar juga berperan mencari atlet untuk menjadikannya atlet nasional dan sebagai wadah silaturrahmi antara semua pencinta volly.

Ia mengaku, pembinaan olehraga merupakan salah satu kegitan kemahasiswaan, yang sama dengan PT lainnya.

“Tiap tahun ada kegiatan Disporseni di Jakarta, dan Bola Volly akan masuk pada pertandingan Disporseni secara nasional,” katanya.

“Selama ini yang kami bina adalah atlet basket, dan selanjutnya kami juga akan membina atlet volly,” tambahnya.

Pertandingan yang akan berlangsung dari tanggal 29 Feburuari hingga 8 Maret 2020 ini diikuti sebanyak 14 klub putra dan 6 klub putri dengan total hadiah sebesar Rp13 juta berikut trophi.

Sebelum membuka acara, Bupati Majene, Fahmi Massiara dalam sambutannya mengatakan, selaku pemerintah daerah, dia memberikan aprsesasi kepada pelaksana atau sponshor kegiatan yakni UT.

“Kami memberikn penghargaan yang setinggi tingginya kepada UT yang selalu memberikan bantuan dan ruang kepada dunia olahraga di Majene. Kalau ini selalu ditumbuhkembangkan, maka akan banyak bibit pemain volly yang bakal didapat di Majene,” kata Fahmi.

Lanjutnya, UT juga memberikan ruang bagi mereka yang tidak memilki waktu perkuliahan secara reguler.

“Jadi bila adik-adik yang belum masuk ke universitas lainnya, maka UT lah tempat yang tepat di Majene, karena yang utama sekarang adalah jangan sampai ada yang putus sekolah. Untuk mengatasinya, pemerintah membuka akses yang besar dan oleh UT juga sudah membuka program magister,” aku Fahmi Massiara.

“Bertandinglah secara profesional dengan menjunjung tinggi sportivitas, kalah menang bukan masalah. Yang terpenting adalah rasa persaudaraan dan silaturrahmi dengan semua pemain. Tunjukkan skill dan bakat masing masing, maka akan muncul dengan sendirinya bakat yang dimilki,” tandas Fahmi Massiara.

(***)