Tiga Guru PAI Terima Sertifikat Pendidik

  • 6 Jul 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 377
Gambar Tiga Guru PAI Terima Sertifikat Pendidik

Mapos, Majene — Sebanyak tiga guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kabupaten Majene terima Sertifikat Pendidik (Serdik) secara simbolis dari Kepala Kantor Kemenag Majene, Adnan Nota dalam Upacara Senin di Kantor Kemenag Majene, Senin (6/7/2020).

Sertifikat yang diberikan didasari atas Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 606 Tahun 2018 tentang Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Penyelenggara Program Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan.

Ketiga guru PAI yang menerima Serdik yaitu Andi Rame (Guru SDN Inpres 22 Rura Ulumanda), Fuji Astutik (Guru SDN 10 Salutambung Ulumanda) dan Hajrah Muzakkir (Guru SDN 38 Pao-Pao Malunda).

Selain Serdik, turut diserahkan dalam upacara itu adalah Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam dengan Nomor 2942 Tahun 2020 tentang Penetapan Perpanjangan Nomor Statistik Pondok Pesantren termasuk Pondok Pesantren Miftahul Ulum DDI Banua.

Sebanyak 254 pesantren penerima di seluruh Indonesia. Untuk Kabupaten Majene diterima oleh Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banua, Muh. Bakir, begitu juga Sertifikat Wakaf Masjid Nurul Hidayah Barane Kecamatan Banggae Timur diberikan kepada Sekretaris Wakaf Kabupaten Majene, Ismu Faqih.

Sedangkan Izin Operasional Madrasah Tsanawiah dan Aliyah Khaerunnisa Kecamatan Banggae diserahkan kepada Pengurus Yayasan, Munirah.

Kepala Kantor Kemenag Majene, Adnan Nota dalam sambutannya mengapresiasi TIM Inmas Kemenag Majene karena dapat melaksanakan 4 agenda kegiatan yang dipadukan dalam satu acara

Dikatakan, Ia sangat sedih mendengar kalau ada guru yang sudah mengabdi selama 10 tahun tapi belum juga mendapat sertifikat pendidik pada hal standar untuk mendapatkan sertifikat minimal 5 tahun masa pengabdian.

“Olehya itu, kepada Seksi Pendidikan Agama Islam Kemenag agar melakukan langkah strategis supaya tenaga pendidik profesional segera diberikan haknya. Pemberian Sertifikat baik tenaga kontrak maupun Aparatur Sipil Negara (ASN),” katanya.

Di akhir sambutannya, Adnan Nota mengucapkan selamat kepada penerima sertifikat, baik tenaga pendidik kontrak maupun ASN.

“Semoga bisa menjadi pemacu sekaligus pemicu dalam rangka peningkatan kinerja di lingkup kerja masing-masing,” kuncinya.

(*)