TGTP Covid-19 Majene akan Batasi Pergerakan Orang Sebelum Idul Fitri

  • 19 Mei 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 588
Gambar TGTP Covid-19 Majene akan Batasi Pergerakan Orang Sebelum Idul Fitri

Mapos, Majene — Dalam rangka mengantisipasi arus pendatang silaturahmi berasal dari luar wilayah Kabupaten Majene ataupun masyarakat Kabupaten Majene yang akan bersilaturahmi ke luar wilayah Kabupaten Majene yang berpotensi menjadi carrier Covid-19, maka akan dilakukan Pembatasan Pergerakan di Daerah Perbatasan terhadap masyarakat yang akan masuk dan keluar wilayah Kabupaten Majene, berlaku efektif mulai tanggal 23 hibgga 26 Mei 2020.

Demikian hasil rapat Tim Gugus Tugas Penanganan (TGTP) Covid-19 Majene dengan pihak teratur lainnya, Selasa (19/05/2020).

Soesilisasi ini akan dilakukan oleh Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Majene mulai Rabu 20 Mei 2020 besok.

Pembatasan Pergerakan Orang (PPO) dilakukan pada akses transportasi darat dengan melakukan pengawasan ketat terhadap para pengendara dan penumpang yang melalui perbatasan Kabupaten Majene.

Pengendara dan penumpang yang bukan penduduk Kabupaten Majene yang terindikasi akan masuk sementara ataupun menetap dalam jangka waktu tertentu akan diminta kembali ke daerah asal.

Pembatasan Selektif ini dikecualikan terhadap kendaraan angkutan barang, logistic, obat-obatan dan BBM.

Penjagaan perbatasan akan dilaksanakan oleh BPBD berkoordinasi dengan Unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pemerintah Kecamatan Daerah Perbatasan, Dinas Kesehatan bersama Petugas Puskesmas dengan pengaturan Shift Penjagaan pada Pos Perbatasan.

(*)