Tepis Hoax di Mamuju Tengah, Polda Sulbar himbau Masyarakat Agar Tidak Terprovokasi

Tepis Hoax di Mamuju Tengah, Polda Sulbar himbau Masyarakat Agar Tidak Terprovokasi

Mapos, Topoyo — Sebagian masyarakat Kabupaten Mamuju Tengah sempat diresahkan oleh beredarnya isu-isu negatif pasca terjadinya aksi pembunuhan yang dilakukan oleh sekelompok orang di Desa Lembah Hada Kecamatan Budong-Budong beberapa hari yang lalu.

Menepis isu-isu tersebut, Polda Sulbar dan Polres Mamuju Tengah mengeluarkan himbauan agar Masyarakat tidak terpengaruh ataupun terprovokasi oleh berita hoax yang disebarkan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Tepis Hoax di Mamuju Tengah, Polda Sulbar himbau Masyarakat Agar Tidak Terprovokasi

Dalam video himbauan berdurasi 1 menit 33 detik, Kapolres Mamuju Tengah AKBP Amri Yudhi memastikan jika situasi Kamtibmas di wilayahnya masih aman dan terkendali.

“Jangan mudah percaya dengan isu-isu negatif ataupun hoax yang menyatakan bahwa Mamuju Tengah dalam keadaan rusuh. Karena semua pihak yang ada di Mamuju Tengah mendukung penuh terwujudnya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” ungkap Kapolres, Rabu (18/01/2023).

Selain itu, perwira menengah Polisi berpangkat 2 melati ini memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat yang ingin melewati wilayahnya dengan meminta pengawalan.

“Bagi masyarakat yang ragu untuk melintasi ataupun ingin menuju ke Mamuju Tengah, bisa menghubungi Kepolisian terdekat untuk meminta pengawalan maupun pengamanan,” katanya.

Senada dengan pernyataan Kapolres Mateng, Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Syamsu Ridwan meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh isu-isu hoax dan mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada Pihak Kepolisian Polda Sulbar.

“Situasi di Mamuju Tengah saat ini kondusif. Kasus ini sudah di tangani oleh Penyidik Krimum Polda Sulbar dan hingga saat ini ada 10 orang yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Untuk itu kami meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penyelesaian kasus ini kepada kami,” tutup Kabid Humas.

(*)