Tempat Hiburan Malam, Cafe dan Lokasi Wisata Ditutup Jelang Pergantian Tahun

0
2022

Mapos, Majene — Jelang Natal dan tahun baru 2021, Komunitas Intelejen Daerah (Kominda) Tingkat Kabupaten Majene melakukan rapat koordinasi (Rakor) di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Senin (21/12/2020).

Dalam rapat itu mengemukakan soal kegiatan keramaian saat tahun baru dan natal akan dibatasi, mengingat situasi masih dalam masa pandemi covid 19 yang hingga kini belum menunjukan tren penurunan, sehingga kebijakan pembatasan aktivitas harus di lakukan.

Pembatasan aktivitas antara lain menutup sementara seluruh tempat hiburan malam, cafe dan titik-titik lokasi wisata termasuk toko swalayan di Majene dan dilakukan pada 31 Desember 2020 dimulai pukul 18.00 Wita atau jelang pergantian tahun 2021.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Plt Bupati Majene Lukman  menegaskan, untuk kegiatan Dzikir bersama bisa dilakukan namun dengan jumlah yang terbatas dan menerapkan protokol kesehatan. Namun untuk acara hiburan malam tahun baru tidak dilaksanakan seperti halnya tahun-tahun sebelumnya.

Ia meminta agar para camat dan stakeholder terkait mensosialisasikan kebijakan tersebut demi kebaikan bersama.

Lukman mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati, menjaga pola hidup sehat dan bersih. “Saya dapat kabar dari Plt Sekda Majene, beliau sudah negatif Covid 19 dan berpesan kepada semua pihak untuk menjaga kesehatannya karena terpapar Covid-19 sangat menyiksa, selain dirawat seorang diri memasang infus dan lainnya, kita juga sendiri, jadi tolong tetap berhati-hati, kita tidak lagi pada posisi untuk mencegah corona tapi menghidari virus tersebut karena sudah ada di sekitar kita,” ungkapnya.

Jubir Tm Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Majene Sirajuddin mengatakan, saat ini ada beberapa kelompok masyarakat yang percaya tidak percaya Covid-19 dan masih ragu-ragu tentang perkembangannya di Majene.

“Meski tren tidak meningkat signifikan, namun kasus terpapar covid masih tinggi di bulan Desember 2020. Saat ini ada 9 orang yang dikarantina di LPMP, 9 orang karantina mandiri dan 3 orang dirawat di rumah sakit,” bebernya.

Sementara itu kondisi Kantibmas  jelang natal dan tahun baru, juga dilaporkan oleh BIN. Meski situasinya masih relatif aman dan kondusif, hanya saja perlu  antisipasi penyebaran Covid 19 oleh tim gugus tugas dan jajaran kepolisian tentang potensi kerumumana massa.

Kabag Ops Polres Majene, AKP Ujang Saputra  dalam rapat itu mengatakan, pihaknya akan terus intens  memantau isu -isu radikalisme di wilayah Majene,  khususnya potensi aksi-aksi kelompok masyarakat yang mengatasnamakan solidaritas keagamaan yang baru-baru ini bersitegang dengan aparat kepolisian.

Perwakilan Koperindag UKM Majene juga menginformasikan persediaan sembako sejak pekan lalu hingga pekan ini masih terbilang aman, hanya beras dan telur ayam ras yang mengalami kenaikan dan yang lainnya masih stabil dan persediaan cukup.

Rapat yang mengangkat tema strategi pengamanan dan antisipasi gangguang Kantibmas pada perayaan pergantian tahun 2020 ke tahun 2021, turut dihadiri Dandim 1401 Majene, Letkol Inf Yudi Rombe, Kapolres Majene, AKBP Irawan Banuaji, Perwakilan Kejari Majene, Kepala Kesbangpol, Asisten Setda, BMKG, Serta pimpinan OPD terkait dan camat terkait.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.