Syamsuddin Hatta: Jangan PHP Tenaga Kontrak

0
49

Mapos, Mamuju – Polemik terhadap pembayaran instensif sebanyak 6.250 tenaga kontrak dilingkup pemerinrah kabupaten Mamuju terus berlanjut.

Pernyataan Ketua DPRD Mamuju, Aswar Anshari Habsi terkait dukungan pengangkatan tenaga kontrak usia diatas 35 tahun tanpa tes yang mengatas namakan lembaga DPRD Mamuju langsung dibantah keras Wakil Ketua DPRD Mamuju, Syamsuddin Hatta.

Ditegaskan, seharusnya Pemkab Mamuju apalagi lembaga DPRD tidak memberikan harapan berlebihan kepada tenaga kontrak. Sebab enam bulan terakhir insentif atau gaji mereka saja belum dibayarkan.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Ya janganlah janji-janji. Bayarkan saja dulu gaji tenaga kontrak biar jelas. Mereka inikan juga manusia, perlu mencari nafkah untuk bertahan ditengah pandemi ini,” katanya, Rabu (25/11/2020).

Selain itu, Syamsuddin Hatta juga meminta Pemkab Mamuju, untuk menaikkan jumlah insentsif tenaga kontrak. Dari Rp500 ribu menjadi Rp1 juta. 

“Yang selayaknya lah. Kasihan kalau hanya Rp500 ribu,” kata Syamsuddin Hatta.

Selain itu, Wakil ketua DPRD dua periode itu mempertanyakan dana bagi hasil (DBH) yang diterimah Pemkab Mamuju dari Pemprov Subar, menurutnya jika dana sudah tersedia, seharusnya Pemkab Mamuju sigap untuk segera membayarkan gaji kontrak tenaga yang tertahan selama enam bulan.

“Tolong manusiakan-manusialah, tenaga kontrak ini ujung tombok dan jangan diseret, perlakukanlah semestinya,” pungkas Syamsuddin Hatta.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.