Sutriono Edi: 4 Langkah Mengamankan Stok Bahan Pokok

Gambar Sutriono Edi: 4 Langkah Mengamankan Stok Bahan Pokok Staf Ahli Bidang Pengamanan Pasar Kemendag RI Sutriono Edi didampingi Kepala Perum Bulog Divre Mamuju, Muhammad Yatsir saat memantau harga bahan pokok di Pasar Regional Mamuju

Mapos, Mamuju – Menjelang bulan Ramadan, Kementerian Perdagangan menjelaskan harga bahan pokok masih relatif stabil dan pasokan aman dalam beberapa bulan ke depan. Hal ini berdasar hasil pemantauan di beberapa tempat seperti di Perum Bulog Divre Mamuju, Pasar Regional dan Pasar Lama.

Staf Ahli Bidang Pengamanan Pasar Kemendag RI Sutriono Edi mengatakan bahwa pihaknya tengah fokus untuk melakukan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di berbagai wilayah, dan juga melakukan pemantauan langsung harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar konsumen.

Sutriono mengatakan pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan para pelaku usaha untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok).

“Kemendag bersama seluruh pemangku kepentingan harus bekerja sama menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan khususnya di Provinsi Sulawesi Barat,” kata Sutriono, saat memberikan keterangan hasil pemantauan di Pasar Regional Simbuang Mamuju, Kamis (25/4/2019.

Kementerian Perdagangan menyiapkan empat langkah untuk mengamankan bulan ramadan, di antaranya adalah penguatan regulasi yaitu pendaftaran pelaku usaha bapok, harga acuan dan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras, penataan dan pembinaan gudang, serta perdagangan antarpulau.

“Sejauh ini, tercatat para pedagang yang mendaftarkan usahanya di Kemendag masih terus kita dorong. Hal ini tentu karena banyaknya kebijakan yang baru sehingga kita perlu terus-menerus memfasilitasi sehingga kebijakan tersebut dapat diketahui secara luas oleh masyarakat,” ungkap Sutriono.

Kemudian, melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Daerah, instansi terkait, dan pelaku usaha. Selain itu, fasilitasi dengan BUMN dan pelaku usaha, serta penugasan Bulog. Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang digelar di Hotel d’Maleo.

Langkah ketiga, melalui Pemantauan dan Pengawasan yang akan dilakukan oleh Kementerian Perdagangan bersama Satgas Pangan di seluruh wilayah Indonesia untuk memastikan ketersediaan pasokan, stabilisasi harga, dan termasuk menjamin pendistribusian bapok.

Keempat, melalui Upaya Khusus, yaitu penetrasi pasar ke pasar rakyat dan toko swalayan.

“Mulai sekarang perlu diantisipasi secara lebih intens, apalagi saat ini akan memasuki bulan puasa. Kita perlu pastikan kecukupan pasokan dan harga yang stabil di Propinsi Sulbar,” kata Sutriono.

(usman)

Baca Juga