Sepenggal Cerita Sahabat Almahrum Azis “288 Berduka”

Mapos, Mateng – Sekitar pukul 08.00 pagi _(17-03-2018)_ Pak Asiz _(Guru SD Batuparigi)_ pergi ke tempat rekreasi di sungai Salu Bombang Desa Batuparigi Kecamatan Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah bersama 17 Muridnya.

Setelah kurang lebih 1 jam setengah berada di tempat tersebut, Pak Asiz pun meminta murid-muridnya untuk siap-siap kembali ke rumah masing-masing. Namun ternyata keempat muridnya masih berada di dalam air dan terlihat tenggelam.

Spontan Pak Asiz pun langsung menyelam ke dalam air untuk menolong murid-muridnya yang tenggelam tersebut. Tetapi Allah berkehendak lain, Pak Asiz dan keempat muridnya pun tak kunjung muncul ke permukaan.

Dalamnya sungai dan derasnya tekanan air di dasar sungai itu yang mungkin menyebabkan Pak Asiz dan keempat muridnya tidak kuat untuk kembali ke permukaan air.

Anak-anak yang lain pun mulai panik dan mencoba mencari bantuan.

Kira-kira 2 jam pencarian baru bisa menemukan empat murid. Pak Asiz yang ikut tenggelam tak kunjung ditemukan.

Ratusan orang yang berada di pinggiran sungai terus menunggu proses pencarian Pak Asiz.

Puluhan masyarakat beserta tim Tagana terus bergantian menyelam mesti hanya menggunakan alat seadanya. Namun Pak Asiz tak kunjung pula ditemukan.

Pak Bupati pun datang ke lokasi kejadian dan menyempatkan diri untuk ikut melakukan pencarian dengan mengarungi sungai menggunakan pincara.

Waktu telah menunjukkan pukul 16.00. Beberapa sahabat Pak Asiz dan warga pun kemudian shalat berjamaah di pinggiran sungai.

Setelah itu, Sekcam Tobadak yang merupakan warga Desa Batuparigi berinisiatif untuk memimpin doa bersama agar proses pencarian Pak Asiz bisa segera menuai hasil.

Belum selesai betul doa itu dipanjatkan, warga yang melakukan pencarian pun berteriak dan mengatakan bahwa Pak Asiz sudah ditemukan.

Sontak saja warga berlarian menghampiri tempat tersebut dan rasanya hati ini seperti diiris melihat kondisi Pak Asiz sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Itulah beberapa cerita yang kami dapatkan dari keterangan sahabat dekat dan warga sekitar.

Dan Video di bawah ini adalah hasil rekaman Almarhum sendiri di tempat kejadian sebelum akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Selamat Jalan Sahabat ku Azis El-Nippa,
Selamat Jalan Putra Bungsu komunitas 288 Mamuju Tengah.

Selamat Jalan Guru Sekolah dan Guru Mengaji anak-anak Batuparigi.

Selamat jalan teman ku di lapangan futsal.
Kami meyakini, tempatmu indah di alam sana bersama keempat murid mu.

Aamiin
Al Fatehah

Sepenggal cerita ini dikutip dari laman facebook Hardiman Muhammad, salah satu sahabat Almahrum Riska Azis.

Berikut foto kenangan :

Dok. 1

 

Dok. 1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikut Video momen kebersamaan sebelum kelimanya menjadi korban sungai Budong-budong

 

(toni)

Baca Juga