Seorang Polisi di Majene Diberhentikan Karena Ini

  • 26 Nov 2018
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 91
Gambar Seorang Polisi di Majene Diberhentikan Karena Ini

Mapos, Majene – Salah seorang anggota Polres Majene berpangkat Briptu – Alamsyah terpaksa diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) lantaran terbukti mengonsumsi narkoba dan melanggar kode etik, Senin (26/11/2018).

Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat salah seorang anggota Polres Majene di Lapangan Upacara Mapolres Majene, Senin 26 November 2018. Foto : Ist

Upacara di Lapangan Apel Polres Majene yang dipimpin Kapolres Majene AKBP Asri Effendy dihadiri oleh seluruh jajaran dan perwira utama Polres Majene.

Alamsyah diberhentikan berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat Nomor : Kep / 264 / X / 2018 tentang Pemberhentian tidak dengan hormat dari dinas Polri terhitung mulai tanggal 1 November 2018.

Sebelumnya, Alamsyah
Pangkat Briptu NRP 82020820 tanggal lahir : 19-02-1982 menjabat sebagai Banit Turjawali Sat Sabhara Polres Majene.

Ia divonis melanggar pasal 11 huruf (e) Perkap 14 Tahun 2011 Jo Pasal 14 ayat (1) huruf a PPRI Nomor 1 Tahun 2003

Kapolres Majene AKBP Asri Effendy menyebut, upacara PTDH dari dinas Polri merupakan salah satu bentuk implementasi tindakan tegas yang telah dijalankan oleh Polres Majene Polda Sulbar serta merupakan konsekuensi yuridis.

“Tentunya ini adalah pilihan atau hal yang sangat kita tidak inginkan dan merupakan keputusan yang sangat berat, karena itu setiap anggota Polri diharapkan dapat menjiwai dan menghargai etika profesi Kepolisian sebagaimana dalam Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang kode etik profesi Polri,” beber AKBP Asri Effendy.

Sebagai Pimpinan Polres Majene, ia mengajak kepada seluruh personel Polres Majene untuk instrokpeksi diri dan menjadikan upacara ini sebagai cerminan serta pelajaran agar seluruh bisa menjadi pribadi yang baik dalam menjalankan tugas secara profesional dan terus bekerja dengan ikhlas dengan tujuan positif untuk keluarga, institusi, bangsa dan negara.

Dia berpesan kepada seluruh personel Polres Majene agar dapat merenung dan mengambil hikmah dari upacara ini agar selalu berhati – hati dalam mengambil tindakan dan instospeksi diri supaya tidak melakukan perbuatan yg menyimpang dari aturan dan kode etik Polri.

“Jangan menyalahgunakan wewenang dan melakukan disersi, apalagi sampai memakai maupun pengedar narkoba, judi dan yang lainnya serta melanggar disiplin dan pidana. Mari kita jadikan upacara ini sebagai pelajaran bagi kita semua,” pungkas Asri Effendy.

(ipunk)