Sengketa Pilpres, Bupati Mamuju Imbau Warganya Tidak Terprovokasi

  • 15 Jun 2019
  • Mamuju
  • Sudirman Al Bukhori
  • 143
Gambar Sengketa Pilpres, Bupati Mamuju Imbau Warganya Tidak Terprovokasi Bupati Mamuju H. Habsi Wahid

Mapos, Mamuju – Sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwakan pada 14 Juni 2019. Menanggapi persoalan ini, Bupati Mamuju H Habsi Wahid mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mamuju tidak terprovokasi apalagi ikut-ikutan aksi maupun demonstrasi yang berujung pada kerusuhan massal.

“Saya berharap masyarakat Kabupaten Mamuju tidak terprovokasi maupun ikut ajakan-ajakan yang mengarah pada kekerasan dan kerusuhan,” jelas Habsi.

“Kita jaga agar Kabupaten Mamuju untuk tetap damai, aman dan sejahtera,” tambah Habsi Wahid.

Pihaknya sangat menetang dan menolak keras segala macam bentuk kerusuhan dan sejenisnya.

“Kami mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mamuju untuk selalu berbuat yang terbaik dan menjaga Kabupaten Mamuju agar selalu damai, tentram dan sejahtera,” paparnya.

Habsi Wahid menambahkan, tak perlu masyarakat ikut-ikutan aksi unjuk rasa apalagi sampai berbuat kerusuhan.

(usman)

Baca Juga