Sekitar 8 Orang Komunitas Peduli Pendidikan Demo KPU Mamuju

Gambar Sekitar 8 Orang Komunitas Peduli Pendidikan Demo KPU Mamuju

Mapos, Mamuju – Sekitar 8 orang yang mengatas namakan sebagai Komunitas Peduli Pendidikan mendemo KPU dan Bawaslu Mamuju, Selasa (22/09/2020).

Mereka meminta agar KPU Mamuju melakukan verifikasi ulang terhadap ijazah bakal Calon Bupati Mamuju Ado Mas’ud yang mereka tengarai palsu. Bawaslu Mamuju juga dituntut untuk mengawasi proses demokrasi dengan baik.

“Apakah hasil verifikasi ijazah tersebut telah dilakukan?. Kalau iya, apakah kami bisa melihatnya untuk diketuahui oleh publik,” kata Korlap Aksi Dino Alfin Hamis di depan kantor KPU Mamuju.

Dino juga menanyakan hasil konfirmasi yang dilakukan oleh KPU Mamuju terhadap ijazah tersebut, dan meminta agar ketidaksesuaian nama KTP-El Ado Mas’ud dengan nama yang tertera diijazah agar diverifikasi lebih lanjut.

“Kami menyayangkan sikap KPU Mamuju yang begitu cepat mengatakan jika ijazah Ado Mas’ud itu benar dan sah. Tolonglah Bawaslu mengkroscek, karena ini saya rasa perlu waktu,” pinta Dino.

Komisioner KPU Mamuju, Ahmad Amran Nur yang menerima massa aksi mengungkapkan, sah atau tidaknya ijazah dari bakal calon bukan kewenangan KPU. Karena pihaknya hanya berwenang melakukan konfirmasi ke kampus tempat bakal calon itu menempuh pendidikan.

“Diluar itu bukan kewenangan KPU,” tegas Amran.

Ditempat terpisah, Ketua Bawaslu Mamuju Rusdin mengungkapkan, sebelumnya, pihaknya menerima laporan teekait dugaan ijazah palsu itu. Namun, pihaknya kesulitan menindaklanjutinya, karena pelapor tidak mencantumkan identitas serta kontak person yang jelas.

“Ada juga laporan yang terkait, tetapi unsur materilnya belum lengkap dan kami kesulitan memproses karna pelapor tidak mencantumkan kontak person yang jelas,” ungkap Rusdin.

Pasca aksi demo itu, sejumlah lini massa media sosial nampak dipenuhi postingan yang menggambarkan, bahwa aksi itu tidak murni atas nama dunia pendidikan. Aksi itu dinilai sarat akan kepentingan politik, karena korlap aksi ditengarai merupakan salah satu calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2019 lalu dari partai Hanura.

Berdasarkan penelusuran media ini, Ia tercatat sebagai Caleg Partai Hanuru dengan nomor urut tujuh (7) yang maju di daerah pemilihan (dapil) empat (4) Mamuju, yakni wilayah Kalukku, Bonehau, Kalumpang. Hanura diketahui merupakan partai pengusung petahana di Pilkada Mamuju 2020.

Dilansir dari katinting.com, Ketua DPC Hanura Mamuju, Andi Dody Hermawan, yang dihubungi via seluler membenarkan bahwa Dino Alpin Hamid merupakan kader partainya yang ikut dalam kontestasi politik pemilihan legislatif pada Pemilu 2019 lalu.

“Iya betul, salah satu caleg Hanura di dapil 4. Kalau suaranya itu saya lupa-lupa ingat, kalau tidak salah suaranya itu tidak cukup 20,” tutup Andi Dody.

(*)

Baca Juga