Sekda Mateng: Kelola Objek Wisata Harus Terintegrasi

Gambar Sekda Mateng: Kelola Objek Wisata Harus Terintegrasi

Mapos, Mateng – Kabupaten Mamuju Tengah memiliki 73 destinasi wisata yang tersebar di Lima kecamatan, dari 73 destinasi wisata tersebut, yang mendominasi adalah wisata bahari. Olehnya itu, untuk mengembangkan wisata tersebut dibutuhkan menejerial yang baik dan harus terintegrasi.

“Ini potensi dasar kita, tetapi ini tidak cukup dikelola dengan manejerial, namun harus terintegrasi. Karena membangun pariwisata itu bukan hanya urusan pemerintah provinsi, Pemerintag Kabupaten dan Pemerintag desa. Tetapi semua masyarakat harus punya andil kalau kita mau mengembangkan pariwisata,” kata Sekretaris daerah Kabupaten Mateng, H. Askary dalam sambutannya saat membuka pelatihan pengembangan manegemen desa wisata berbasis communitas yang berlangsung di Aula Wisma Widya Buah Topoyo, Selasa (2/4/2019).

Askary mencontohkan, jika disalah satu desa ingin mengembangkan wisata bahari, semua masyarakat, semua stakeholder dan semua pemuda harus terlibat dan terkoneksi.

“Salah satu pendapat negara terbesar adalah disektor wisata. Dan tidak menutup kemungkinan desa juga tidak hanya mengandalkan bantuan dari Dana Desa atau bantuan langsung ke desa jika desa tersebut mampu mengembangkan sektor wisata,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Sulbar, Farid Wajdi menyampaikan bahwa Mamuju Tengah memiliki 73 objek wisata yang terbagi dari objek wisata bahari, alam dan agrowisata.

Dengan jumlah objek wisata tersebut, dia berharap agar potensi ini tidak disia-siakan begitu saja. Harus dikembangkan dengan berinovasi.

“Olehnya itu, melalui kegiatan pelatihan ini kita memberikan kekuatan kafasitas sumberdaya kepada penggiat wisata dan kepala desa,” ungkapnya.

(usman)

Baca Juga