Sebanyak 889.039 Sasaran Vaksin Covid-19 di Sulbar, Ini Rinciannya

0
268

Mapos, Mamuju – Wabah covid-19 di Sulbar saat ini memasuki fase kedua. Untuk penanganan dan persiapan pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Sulbar,  Sekprov Sulbar Muhammad Idris melakukan rapat di ruang pertemuan lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Senin (04/01/2021).

Sekprov Muhammad Idris, mengatakan, rapat koordinasi itu terkait penanganan dua hal yaitu penanganan lanjutan Covid-19 yang telah berakhir di 2020.

“Dan 2021 telah datang dengan berbagai tantangan. Salah satunya adalah kebijakan nasional dengan melakukan vaksin. Untuk penangangan ini tidak hanya dilakukan oleh provinsi. Tetapi melibatkan Polda, Korem, instansi vertical dan juga OPD terkait,” tuturnya.

Vaksinasi Covid-19, lanjutnya, merupakan kebijakan nasional yang harus dilaksanakan. Tidak ada alasan untuk tidak siap, dinkes bersama Polda akan menjemput vaksin ke Makassar. Diperkirakan tanggal 6 Januari vaksin akan tiba di bandara Hasanuddin, Makassar. Selanjutnya akan dibawa ke Mamuju dengan jalur darat.

“Vaksin sementara akan diberikan ke petugas kesehatan. Tentu saja, bukan hanya vaksin, yang terpenting adalah harus ada kedisiplinan masyarakat. Itu jauh lebih bagus dibanding ketergantungan kita kepada vaksin,” papar Idris.

Kepala Dinkes Sulbar Muhammad Alif Satria mengatakan, persiapan vaksin Covid-19 Sulbar sesuai data verifikasi pusat per 28 Desember 2020, sebanyak 889.039.  Target sasaran adalah usia 18-59 tahun dan 60+ atau ansia.

Target sasaran terbagi lima. Yaitu tenaga kesehatan sebanyak 10.569, pelayanan publik sebanyak 94.023,  masyarakat rentan secara (Geoposial, Sosial, Ekonomi) sebanyak 343.132, masyarakat umum pelaku ekonomi sebanyak 371.948 , masyarakat rentan lainnya (lansia) sebanyak 69.367 .

Selanjutnya, data sasaran tenaga kesehatan  tahap I vaksinasi Covid-19 akan disebar di 6 kabupaten. Yakni Kabupaten Majene, sebanyak 1.466, Kabupaten Polewali sebanyak  3.008, Kabupaten Mamasa sebanyak 1.543, Kabupaten Mamuju sebanyak 2.694, Kabupaten Pasangkayu sebanyak 780 dan Kabupaten Mamuju Tengah sebanyak 1.078.

“Hari H akan dilaksanakan tanggal 14 Januari, dengan harapan  tidak bergeser dan tidak ada kendala. Target sasaran pertama yang akan divaksin adalah nakes sebanyak 10. 569 yang tersebar di Sulbar. Sebelum vaksin didistribusi ke kabupaten ada cold room ” terang Alif.

Masih kata Alif, ketersediaan logistik  pendukung vaksin Covid-19 antara lain APD sebanyak 4.061 set, masker Kn95 nakes sebayak 8.000 pcs, masker medis untuk nakes sebanyak 4.000 pcs, dan APD cover all suit untuk nakes sebanyak 10.000 pcs.

Disebutkan, kendala yang dihadapi adalah pelayanan vaksin covid menggunakan aplikasi Pcare yang terhubung dengan internet. Sehingga tidak semua dapat melakukan pelayanan vaksinasi covid-19.

“Akses masyarakat mendapatkan pelayanann vaksinasi covid-19 juga terbatas,” sebut Alif.

(*/adv)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.