SDK: Pengurus Partai Demokrat se Sulbar Setia dan Loyal ke AHY

0
429

Mapos, Mamuju “Kalau ada yang ingin mencoba menggerogoti dari dalam dan luar terhadap kepengurusan partai demokrat pusat, maka jajaran partai demokrat se sulbar tetap harga mati loyal dan setia kepada AHY (Agus Harimurti Yudhoyono, red) sebagai ketua Umum hasil kongres ke V,”

Demikian ditegaskan Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar, Suhardi Duka di Mamuju, Selasa (02/01/2021).

Dia menekankan, seluruh jajaran pengurus Partai Demokrat di Sulbar patuh pada konstitusi negara maupun AD/ART partai.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

“Jadi jangan ada orang yang ingin memecah partai kami. Karena pasti kami lawan dengan cara-cara yang santun, tapi juga bisa dengan cara yg lain,” tandas anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini.

Partai Demokrat, lanjut SDK, memang berada diluar pemerintahan. Tapi tidak berarti partai berlambang mercy ini ingin mengganggu pemerintah dan Jokowi sebagai presiden RI.

“Bahkan tetap kami dukung dalam pembangunan bangsa. Untuk itu, mari kita saling memberi penghargaan atas peran masing-masing,” kuncinya.

AHY terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2020-2025 menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono hasil Konggres V Partai Demokrat di JCC Senayan Jakarta, 15 Maret 2020 lalu.

Pada perkembangannya, ada beberapa pihak yang bernafsu menggulingkan AHY dari posisinya sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Skenario politik ditengah negara sedang menghadapi pandemo Covid-19 ini pun tercium. Melalui konpers, AHY pun mengungkap para aktornya.

AHY menyebutkan ada lima sosok utama dalam upaya pengambilalihan posisinya. Kelima orang tersebut diantaranya, satu merupakan kader aktif Partai Demokrat dan satu kader yang sudah enam tahun tidak aktif.

Selain itu, satu mantan kader yang telah diberhentikan karena kasus korupsi sejak sembilan tahun lalu, dan satu kader yang telah keluar dari partai sejak tiga tahun lalu.

Lalu, satu orang yang berasal dari lingkar kekuasaan pemerintah Presiden Joko Widodo.

“Sedangkan yang non kader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintah, yang sekali lagi sedang kami mintakan konfirmasi dan klarifikasi kepada Presiden Joko Widodo,” ujar AHY

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.