SDK: Jangan Persulit Bantuan untuk Rakyat

0
649

Mapos, Mamuju – Anggota Komisi IV DPR RI, Suhardi Duka, meminta pemerintah untuk tidak mempersulit proses penyaluran bantuan dengan mekanisme yang silit. Seperti wajib membawa fotokopi dokumen kependudukan.

“Saya minta kepada pemerintah untuk bersikap tanggap darurat dalam kondisi kebencanaan. Segera distribusi bantuan yang masuk, jangan terlalu menyusahkan masyarakat. Kalau kondisi sudah normal dan ekonomi bergerak, maka bantuan itu sudah tidak terlalu baik dirasa masyarakat. Sehingga makna kehadiran pemerintah akan dirasakan berkurang oleh masyarakatnya sendiri,” katanya, Selasa (19/01/2021).

SDK juga meminta Pemkab Mamuju dan Pemprov Sulbar untuk benar-benar mendata masyarakat dan kerusakan yang terjadi dan segera dibawa ke Jakarta agar dana subsidi dapat segera turun.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

“Membangun rumah itu bukanlah biaya murah. Bahkan ada yang menabung bertahun-tahun untuk membangun rumah. Mamuju, tidak mudah untuk membangun daerahnya dengan cepat karena, APBDnya terbatas,” urainya.

Menanggapi aksi penjarahan oleh warga, SDK menilai memiliki dua sisi. Pertama, penjarahan itu sebagai bentuk kritik rakyat. Kedua, memang masyarakatnya yang kurang sabar.

“Penjarahan itu harusnya tidak perlu terjadi kalau proses pendistribusian itu baik dan tidak rumit. Hal ini menjadi suatu koreksi atau kritik masyarakat terhadap hal-hal yang dilakukan pemerintah terhadap bantuan untuk pengungsi. Tapi dari sisi lain saya menyesalkan sikap sebagian masyarakat kita yang tidak sabaran, jangan menjarah donk. Sebab jika hal itu dilakukan maka orang akan kapok untuk membantu kita. Jadi, jangan menjarah dong,” tutup SDK.

(*)

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.