Relawan Partai Gelora Evakuasi Kakek Penderita Retensi Urine

0
103

Mapos, Mamuju – Hari ini (21/01/2021) tepat seminggu Gempa Majene dan Mamuju terjadi dengan puluhan korban meninggal, ratusan luka-luka dan juga kerugian material dalam jumlah yang sangat besar.

Relawan Blue Helmet Partai Gelora, sore ini berhasil mengevakuasi seorang kakek yang menderita retensi urine (gangguan saluran kencing) di Botteng Utara, Kecamatan Simboro dan merujuknya ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

Sulfiadi, Jendral Operasi Lapangan Blue Helmet menjelaskan kakek yang dikenal sebagai Pak Makmur ini hidup sendiri, sudah sakit sejak sebelum gempa. Tetapi setelah gempa tetap memilih bertahan tinggal di reruntuhan bangunan rumahnya dalam kondisi memprihatinkan

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

“Lebih sebulan kakek ini menahan sakit. Beliau saat ini berada di antara reruntuhan bangunan. Masih terpasang kateter. Kateter yang digunakan juga sudah nampak rusak. Kencing sudah bernanah. Hidup sendiri tanpa keluarga. Mohon doanya agar relawan blue helmet bisa membantu,” Jelas Sulfiadi.

Syamsari Kitta, Ketua DPW Partai Gelora Sulsel menjelaskan bahwa kerja-kerja kemanusiaan seperti ini harus terus kita lakukan.

“Kerja-kerja seperti ini harus terus kita lakukan, akan kehadiran kita benar-benar dirasakan oleh rakyat” Tutur Syamsari, yang juga merupakan Bupati Takalar saat ini.

Partai Gelora, melalui sayap layanan sosialnya, Blue Helmet, seperti diketahui telat turut mengambil bagian dalam upaya penanggulangan dampak gempa bumi ini. Anis Matta bahkan langsung mengistruksikan agar dibentuk Pusat Komando Partai Gelora untuk Bencana Gempa Bumi di Sulawesi Barat ini.

Partai Gelora sendiri telah meluncurkan beberapa program selain mendistribusikan bantuan, Partai Gelora juga mengirimkan Armada Pangan dan Mendirikan Klinik Lapangan di dua lokasi terdampak tersebut.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.