RDP Pelaksanaan Pilkades Versi Ketua DPRD Ricuh, Ini Penyebabnya

0
822

Mapos, Mamuju – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang kembali digelar Pimpinan DPRD Mamuju pada Rabu (13/01/2021) dipertanyakan anggota rapat. Sebab RDP soal pelaksanaan Pilkades ini sudah digelar pada hari Selasa (12/01/2021) dan sudah ada keputusannya.

Dalam RDP hari ini anggota Fraksi Hanura Mervie Parasan bersikeras bahwa hasil RDP 12 Januari 2021 kemarin tidak punya dasar hukum. Dia pun berdebat dengan anggota Fraksi PAN, Masramjaya.

“Secara kewenangan DPRD tidak punya hak untuk membatalkan Pilkades, karena ini hak perogratif Bupati,”

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Sejumlah anggota DPRD Mamuju lainnya kemudian mempertanyakan perihal ketidak hadiran Mervie dalam RDP yang digelar kemarin.

Dalam lanjutannya argumennya, tiba-tiba Mervie menyinggung hasil Pilkada Mamuju yang menyebut jika Bupati terpilih Sutinah Suhardi telah menghabiskan banyak dana dalam Pilkada Mamuju. Sehingga 100 tahun pun nenjadi Bupati, tidak akan mengembalikan uangnya.

Baca juga : http://https://mamujupos.com/ternyata-sk-bupati-mamuju-ini-cacat-hukum

“Saya tau alasan Pilkades ini mau ditunda. Menunggu pelantikan Sutinah kan? Yang dikira akan terlaksana pada bulan Februari 2021. Saya akan melawan meskipun sendiri dan tidak takut sama siapa pun,” katanya dengan nada kuat.

Sejumlah anggota rapat yang hadir pun tersulut emosinya. Mereka menillai subtansi yang dibicarakan Mervie melampaui batas dan tidak tepat membahas hasil Pilkada yang telah usai.

Kericuhan akhirnya tidak dapat terelakkan antara sejumlah anggota rapat yang hadir dengan Mervie. Bahkan sempat terlihat botol mineral melayang ke arah Mervie. Anggota rapat yang tidak tersulut emosi berusaha menenangkan suasana yang makin memanas.

Rapat RDP yang rencananya akan membahas perincian anggaran Pilkades, kemudian bubar dengan sendirinya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.