Presiden Jokowi Serahkan Sertipikat Redistribusi Tanah Objek Agraria 2021, Termasuk Kabupaten Majene

0
173

Mapos, Majene — Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan sertipikat Redistribusi Tanah Objek Agraria Tahun 2021 secara virtual kepada sejumlah kabupaten kota se Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Majene, bersama masyarakat penerima manfaat menyaksikan secara virtual penyerahan sertipikat itu di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Rabu (22/9/2021) siang.

Untuk Kabupaten Majene sendiri total ada 1.000 bidang atau 190,12 Hektar yang diserahkan untuk 670 KK. Namun penerima manfaat yang hadir hanya 30 KK menyesuaikan protokol kesehatan Covid-19.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekertaris Daerah Kabupaten Majene Masriadi Nadi atjo, Perwakilan Dandim 1401, Perwakilan Kapolres Majene, Perwakilan Kajari, Perwakilan PN Majene, Kepala BPN Majene Muhammad Naim, Asisten Setda, Para Pimpinan OPD, Camat, serta 30 masyarakat perwakilan penerima manfaat sertipikat redistribusi tanah objek agraria tahun 2021.

Dalam sambutannya secara virtual, Presiden Jokowi mengatakan, dirinya tidak ingin ada konflik agraria yang terjadi di daerah yang terus berlangsung.

Ia juga tidak ingin rakyat kecil tidak punya kepastian hukum terhadap lahan yang menjadi sandaran hidup mereka termasuk para pengusah yang tidak mempunyai kepastian hukum atas lahan usahanya.

Menurutnya konflik agraria merupakan tantangan yang berat khususnya bagi para petani dan nelayan dalam menggarap lahannya.

Untuk itu bertepatan dengan hari agraria dan tata ruang tahun 2021 Pemerintah telah menyerahkan 124 ribu sertipikat tanah hasil redistribusi di 26 Provinsi, 127 kabupaten kota.

“Hasil tersebut terdiri dari 5.212 hasil penyelesaian konflik di 7 Provinsi dan 8 kabupaten yang merupakan prioritas di tahun 2021.  Penyerahan ini sangat istimewa karena sertipikat ini betul-betul tambahan tanah baru untuk rakyat berasal dari tanah negara hasil penyelesaian konflik, tanah terlantar dan pelepasan kawasan hutan,” pungkas Presiden.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.