Polresta Mamuju Perketat Prokes di Sejumlah Objek Wisata

0
113

Mapos, Mamuju – Memasuki masa libur pekan akhir ramadhan, banyak masyarakat memilih untuk berekreasi. Sejumlah tempat rekreasi di Mamuju pun dipadati pengunjung.

Kondisi ini sudah lazim terjadi tiap tahunnya, terlebih dengan adanya peraturan pemerintah terkait larangan mudik. Masyarakat memilih cara lain untuk menikmati libur akhir pekan dengan mengunjungi tempat-tempat wisata seperti tempat bersejarah, taman hiburan, wisata bahari dan objek publik lainnya.

Untuk mengantisipasi kerawanan kamtibmas, Polresta Mamuju mengamankan sejumlah tempat wisata di wilayah hukumnya. Sekaligus melakukan pengetatan protokol kesehatan bagi pengunjung

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Kapolresta mamuju Kombes Pol Iskandar melalui Kasi Humas Polresta mamuju Bripka Sulaiman, mengatakan, libur panjang kali ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Sehingga dibutuhkan konsistensi masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas

“Menjaga konsistensi menjalankan protokol kesehatan bukanlah pekerjaan mudah. Butuh keseriusan dan kesadaran bersama, sehingga diharapkan masyarakat tetap menerapkan protokol Kesehatan dalam aktivitasnya,” kata Bripka Sulaiman.

Sebanyak 112 personel Polresta Mamuju ditempatkan pada 21 titik obyek wisata yang ada¬† diantaranya anjungan pantai Manakarra, bukit Anjoro Pitu, Kali Mamuju Soddo, air terjun Tamasapi, permandian air panas Padang Baka, Rumah Adat Mamuju, pantai panorama Rangas, Dermaga Sumare, Rangas Beach, Pulau Karampuang, air terjun Le’beng, Pulau Taemanu, Ngalo abeach, pantai Malauwwa, pantai Lombang-lombang, pantai beringin cinta, pantai Palimpungan, permandian kolam Gentungan, pantai Dato Sampaga dan wisata manggrove Ampallas.

Hal ini dilakukan guna menjaga kondusifitas kamtibmas sekaligus dirangkaikan dengan pengetatan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran covid-19 di wilayah Mamuju.

“Personel yang melakukan pengamanan itu juga sekaligus pengawasan protokol kesehatan, sambil melakukan himbauan kepada masyarakat yang sedang liburanm jadi diharapkan sebaiknya hindari interaksi serta mobilitas tinggi, karena kita tidak tahu seseorang terpapar corona atau tidak, apalagi yang tanpa gejala,” terangnya.

“Jadi penerapan protokol kesehatan dalam mobilitas sehari-hari sangat penting untuk melindungi diri sendiri juga orang lain,” imbuhnya menutup.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.