Polisi Bekuk Banjing Loncat

Mapos, Mamuju — Unit Resmob Polresta Mamuju tanpa kenal lelah mengungkap kasus bajing loncat yang sering beraksi dan meresahkan di jalur trans Sulawesi Takandeang Kecamatan Tapalang, Rabu (17/08/2022).

Bersama unit Reskrim Polsek Tapalang Polresta Mamuju, menangkap seorang pria berinisial AD (22) di Dusun Pasada Desa Botteng Utara Simboro Mamuju dan SR (16). Keduanya diciduk karena diduga melakukan Pencurian saat pemilik rumah terlelap tidur dan aksi bajing loncat yang sempat viral di media sosial (medsos) beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju AKP Rigan Hadinagara, mengatakan, berawal dari laporan masyarakat terkait tindak pidana pencurian yang terjadi dibeberapa tempat, unit Resmob mendatangi TKP dan mengintrogasi para saksi. Berdasarkan informasi yang diperoleh itu, pelaku diketahui berjumlah 4 orang.

Unit Resmob pun berhasil mengamankan seorang dari kelima pelaku yakni berinisial SR. Ketika dilakukan introgasi SR mengakui bahwa ia telah melakukan pencurian bersama ke 4 temannya. Lalu unit resmob melakukan pencarian terhadap ke 4 teman pelaku dan berhasil mengamankan Adi di rumahnya yang berada di Dusun Pasada Desa botteng Utara Kecamatan Simboro. Sedangkan 2 pelaku lainnya yakni Jefri alias Eppeng dan Pendis diduga telah melarikan diri ke kalimantan.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya di rumah Diana. Tersangka mengambil barang berupa 2 unit HP merek vivo y20 warna biru, dan 1 unit HP merek vivo y12 warna merah serta uang tunai sebesar Rp10 juta. Sedangkan ketika pelaku memanjat mobil truck milik Mukhlis saat melintas di daerah Takandeang, pelaku mengambil berupa 5 unit kipas angin merk cosmos stanfan, 2 unit kipas angin merk cosmos walfan, dan 2 kipas angin merk Maspion,” urai Rigan.

Dia menambahkan, tersangka akui melakukan aksinya karena terdesak kebutuhan biaya hidup dengan modus operandi pelaku masuk melalui jendela bagian belakang rumah korban. Dan memanjat mobil truk kemudian morobek terpal lalu mengambil barang muatan mobil truk tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan terancam hukuman 7 tahun penjara.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...