Plt Bupati Majene Resmikan SPBUN

0
481

Mapos, Majene — Masyarakat nelayan di Majene sudah tak lagi kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) karena Pemerintah Kabupaten Majene melalui Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha telah resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Untuk Nelayan (SPBUN) diĀ  awal tahun 2021.

Direktur Utama Perusda Aneka Usaha Majene, Ir Budi Sulistyo di Pelabuhan Majene, Jum’at (1/1/2021) mengatakan, tujuan didirikannya SPBUN adalah; untuk melayani bahan bakar solar bagi nelayan di Kabupaten Majene, untuk memudahkan dan mendekatkan para nelayan di Kabupaten Majene dalam memperoleh bahan bakar dan meningkatkan pendapatan para nelayan di Kabupaten Majene.

“Dana yang kami gunakan selama ini dalam mengurus sampai mendirikan SPBUN cukup banyak dan semua dari hasil pinjaman melalui BRI Majene serta dari pihak ketiga, dan belum ada suntikan dana dari APBD Majene. Inilah yang menyebabkan kami belum merekrut pegawai atau karyawan, karena masih terkendala pada penggajian, padahal kami sudah setahun bekerja, dan kamipun belum pernah dapat gaji, inilah bentuk pengabdian kami kepada Kabupaten Majene,” aku Budy Sulistyo.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Dikatakan, pembangunan SPBUN mulai dirintis pada tahun 2004 dan baru tahun ini dapat terealisasi dengan baik. “Sewaktu saya ditawari oleh Almarhum Bupati Majene H. Fahmi Massiara dan Wakil Bupati H. Lukman, saya langsung terima tantangan tersebut, lalu sayapun coba kerja secara ikhlas dan akhirnya bisa berdiri dan beroperasi seperti saat ini. Itu semua tidak terlepas dari bimbingan dan petunjuk dari pimpinan kita di Majene,” ucap Budy.

Ia mengaku selama mengurus ke Pertamina, pihaknya tidak mengeluarkan biaya. “Jujur saya sampaikan bahwa sepanjang pengurusan dengan pihak Pertamina, tidak ada sedikitpun biaya yang keluar,” katanya.

Selain usaha SPBUN, Perusda juga telah mengelola usaha tabung gas elpiji, dengan jatah sekali datang sebanyak 90 tabung. “Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Majene, Pihak Direksi dan Komisaris, BRI Majene, serta semua pihak yang telah turut andil dalam pengoperasian SPBUN. Ini juga merupakan satu kesyukuran atas reski dari Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga akhirnya SPBUN ini dapat berdiri,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Bupati Majene H Lukman, dalam sambutannya mengatakan, pembangunan SPBUN sudah lama digagas yaitu sejak tahun 2004 namun belum membuahkan hasil.

“Nanti pada tahun 2021 baru bisa betul-betul berfungsi, setelah Pak Budi Sulistyo yang ambil alih, saya sangat tahu kronologis kepengurusannya karena saya juga turut andil dalam mengawal pendirian SPBUN ini, namun semua kandas di tengah jalan. Inilah bukti keseriusan yang luar biasa dari Pak Budi Sulistyo, saya tidak yakin akan berhasil seandanya bukan Pak Budi yang urus semua ini,” ungkap Lukman.

Selaku pemerintah katanya, dia menyampaiakn terima kasih kepada Direktur Perusda beserta Komisaris dan Direksi yang telah berhasil membangun komunikasi yang sangat bagus, sehingga akhirnya SPBUN dapat berfungsi dengan baik.

“Dan hari ini juga dapat diresmikan. Sudah beberapa orang yang ditawari oleh Almarhum Bupati Majene untuk mengelola Perusda Aneka Usaha ini, namun semua enggan, dan hanya Pak Budi yang bersedia, cuma yang saya pikirkan sekarang, kedepannya setelah SPBUN ini berhasil, maka berbondong bondonglah keinginan orang untuk menjadi Direktur Perusda. Biasanya orang hanya melihat enaknya saja, tanpa melihat bagaimana kronologis dan susahnya mengurus semua sehingga SPBUN ini dapat berhasil berdiri dan berfungsi. Orang bijak mengatakan bahwa keberhasilan itu berawal dari sebuah keikhlasan, dan perjuangan itu membutuhkan pengorbanan, inilah buah dari keikhlasan Direktur Perusda Majene,” beber Lukman.

Menurut dia, cukup banyak usaha yang akan dikelola oleh Perusda Aneka Usaha nantinya. “Rencana kedepan, kita akan mendatangkan kapal fery dari dan tujuan Balikpapan, tentu ini akan menjadi peluang bagi Perusda Aneka Usaha kelak,” sebut Lukman.

Lebih jauh kata dia, persoalan yang mungkin akan menjadi kendala di SPBUN adalah jika ada masyarakat nelayan Majene yang ada diluar Kabupaten Majene yang juga ingin mendapatkan solar. “Ini harus betul betul jelas batasan dan aturannya,” tegas Lukman.

Dia berharap, Perusda Aneka Usaha akan menjadi penyumbang tambahan PAD potensial di Kabupaten Majene. “Yang selama ini sumber PAD Majene hanya terpaku pada sektor jasa dan retribusi, dan kami juga berharap kehadiran Perusda Aneka Usaha ini akan dapat juga menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Majene secara umum dan khususnya masyarakat nelayan Majene,” tutup Lukman.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.