PKS: Biarlah yang Memilih Jokowi, Kami Jangan Diprovokasi

0
46

Mapos, Jakarta РHidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS memberikan sinyal tidak akan memberikan dukungan kepada Joko Widodo pada Pilpres 2019. Dia menolak ide untuk pemilihan melawan kotak kosong atau calon tunggal.

“Biarlah yang mendukung pak Jokowi, itu hak politik mereka, tapi kami juga jangan disuruh-suruh atau diprovokasi untuk hanya mempunyai satu alternatif,” ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, pada hari Selasa (6/3).

Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan kemungkinan terjadinya calon tunggal itu kecil. Sebab, presidential threshold saat ini 20 persen. Menurutnya, masih terbuka lebar untuk munculnya poros baru.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

“Itu artinya sejak awal memang dibuka kemungkinan untuk lebih dari dua pasang. Kalau syaratnya 50 persen misalnya, nah berarti hanya ada satu pasangan. Kalau hanya ada 1 pasangan, buat apa ada pilpres?” kata Hidayat.

Hidayat mengatakan PKS akan tetap berkoalisi dengan Gerindra. Dia tidak mempermasalahkan apakah Prabowo yang akan maju atau hanya sebagai king maker saja. Terkait poros lain dia menunggu arah PKB. Pasalnya PKB saat ini tidak terlihat akan merapat ke Jokowi.

“PKS koalisi dengan Prabowo itu satu kubu. Karena kita melebihi 20% atau cukup 20%. Kalau nanti PAN, PKB dan Demokrat misalnya, itu juga lebih dari 20%. Tapi kalau PKB ke pak Jokowi akan menjadi sulit. Karena PAN dengan Demokrat tidak cukup 20%,” jelasnya.

(*)

(Sumber : JituNews)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.