Perlu Pengetatan Prokes di Tempat Wisata saat Libur Idul Fitry 1442 H

0
146

Mapos, Jakarta — Libur panjang jelang hari raya Idul fitry 1442 sebentar lagi akan dihelat, tentu potensi kerumunan di tempat-tempat wisata akan terbuka lebar.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan, selama masa libur hari raya Idul Fitry 1442 H tahun 2021, jumlah pengunjung tempat wisata bakal dipadatai pengunjung.

“Untuk itu perlu dilakukan pengetatan penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan untuk menekan penularan Covid-19,” kata ahli epidemiologi dan pakar informatika penyakit menular dari Indonesia ini.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Dewi menyebut, sudah menjadi komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk menekan penyebaran Covid-19 yang kini tengah melandai di tanah air.

“Sudah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan terutama ditempat-tempat yang berpotensi banyak kerumunan seperti pusat-pusat perbelanjaan, mall-mall dan masjid,” ucap Dewi saat menjawab pertanyaan wartawan pada Webinar dalam Program Fellowship Jurnalisme Ubah Laku, Senin (10/5/2021) siang tadi.

Menurut dia, semua tempat tidak membeda-bedakan protokol kesehatan. “Justru pengetatan prokes harus berlaku pada titik-titik kerumunan tidak terkecuali masjid,” sebut Dewi.

Dia berharap agar semua masyarakat secara bergotong royong dan bersama-sama dan solid dalam menekan penyebaran Covid-19 dengan disiplin serta ketat dalam menerapkan prokes saat beraktivitas di luar rumah.

(fjr/)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.