Pemkab Majene Sosialisasi dan Canangkan Forum Satu Data

0
118

Mapos, Majene — Satu data Indonesia adalah kebijkan data pemerintah untuk menghasilkan data yg akurat, terpadu dan dapat dipertanggung jawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar instansi pusat, antar instansi daerah melalui pemenuhan standar data, metadata, interoperabilitas data, dan menggunakan kode referensi dan Data Induk.

“Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi sebagai tindak lanjut Pepres Nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Sosialisasi yang dilaksankan hari ini merupakan pertama kali dilakukan dan selanjutnya akan dilakukan tindak lanjut formulasi data sektoral di semua OPD,” ungkap Kepala Bapeda Kabupaten Majene, Andi Adlina Basharoe, di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Rabu (14/7/2021).

Tujuan Satu Data Indonesia kata dia ; 1. Memberikan acuan pelaksanaan dan pedoman bagi Instansi Pusat dan Instansi Daerah dalam rangka penyelenggaraan tata kelola data ; 2. Mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggung jawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar instansi pusat dan daerah; 3. Mendorong keterbukaan dan trabsparansi data sehingga tercipta perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang berbasis pada data dan
4. Mendukung sistem statistik nasional (SSN) sesuai peraturan perundang-undangan.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Sementara itu, Wakil Bupati Majene Arismunandar dalam sambutannya mengatakan, setiap OPD dan kecamatan akan memberikan datanya pada satu pusat data yaitu pada Diskominfo Majene, dan mulai dilksanakan pada tahun 2021.

Dia berharap agar semua OPD untuk segera mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam program Satu Data Indonesia tersebut, misalnya jaringan internet yang terkoneksi, karena dengan adanya satu data, maka semua perkembangan dari perangkat deerah akan tergambar jelas dan nyata.

“Tentu dengan update data setiap minggu ataupun setiap bulannya, semua data yang masuk diharapkan agar dapat terkoneksi juga dengan BPS,” tegas Arismunandar.

Ia menegaskan akan memantau sudah sejauh mana perkembangan satu data ini, kapan mulai dapat diakses dan kapan mulai para OPD memasukkan datanya.

Dengan adanya up date data dari semua perangkat daerah dan camat, maka perkembangan dari waktu ke waktu dapat terus terpantau.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.