Pemerintah Pastikan Narasi Pemadaman Internet Nasional Adalah Hoaks

Mapos, Mamuju – Informasi yang beredar di media sosial terkait rencana pemadaman internet secara nasional dipastikan tidak benar alias hoaks.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh surat peringatan palsu yang mengatasnamakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) RI tersebut.

Isu hoaks tersebut sebelumnya menyebar lewat unggahan berformat surat peringatan resmi bernomor B-486/KKD/HM.01.02/09/2026 tertanggal 24 September 2026. Dalam surat palsu tersebut, disebutkan bahwa akan ada pemadaman internet nasional selama tiga hari mulai Jumat, 25 September 2026, akibat adanya gangguan besar pada sistem satelit komunikasi.

Menanggapi hal itu, Direktur Akselerasi Teknologi pemerintah Digital Daerah Kementerian Komunikasi dan Digital Aris Kurniawa, menegaskan bahwa kabar tersebut sepenuhnya hoaks.

Penyataan itu dipertegas dengan temuan pada Kop Surat menggunakan garuda dan tandatangan cap stempel yang tidak mencirikan legalitas surat Komdigi RI secara resmi.

Senada dengan pemerintah pusat, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SS) Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, meminta masyarakat Sulbar untuk menyaring informasi dan tidak mudah mempercayai surat edaran yang beredar tersebut.

Ridwan menegaskan bahwa imbauan dan klarifikasi cepat ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam menyampaikan informasi yang akurat serta membendung sebaran hoaks secara berkala.

“Masyarakat diharapkan untuk selalu mengecek kebenaran informasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum membagikannya ke media sosial maupun grup percakapan,” ucap Ridwan.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...