Mapos, Mamuju – Pemerintah Kecamatan Sampaga secara resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan, dengan mengusung tema Memperkuat Peningkatan Pembangunan Daya Saing Daerah.
Berlangsung di halaman Kantor Camat Sampaga, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (06/02/2026).
Musrenbang ini menjadi forum penting dalam merumuskan dan menyepakati prioritas pembangunan kecamatan yang akan diusulkan ke tingkat kabupaten. Musrenbang ini dibuka oleh Asisten III Setkab Mamuju Alexander Pattolo yang mewakili Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi.
Camat Sampaga Muhammad Yusuf, menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan Sampaga sangat mendukung penuh pelaksanaan Musrenbang sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan yang partisipatif.
Dia juga bersyukur atas kehadiran Asisten III serta rombongan Pemerintah Kabupaten Mamuju. Juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemerintah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat yang telah hadir melaksanakan Musrenbang kecamatan secara partisipatif dan penuh tanggung jawab.
“Usulan dari desa adalah fondasi utama Musrenbang Kecamatan. Saya berharap ini tidak berhenti sebagai dokumen formal semata, tetapi benar-benar menjadi program prioritas yang direalisasikan oleh OPD terkait,” tegas Muhammad Yusuf.
Musrenbang Kecamatan Sampaga berperan sebagai forum dialog strategis dalam menyelaraskan kebutuhan riil masyarakat desa dengan prioritas pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Mamuju 2025–2029, khususnya untuk tahun ketiga pelaksanaan pembangunan pada 2027. Pendekatan bottom-up yang diterapkan diharapkan menghasilkan perencanaan yang berbasis data dan kebutuhan nyata di lapangan.
Yusuf menegaskan komitmennya untuk tetap fokus menjalankan tugas sebagai camat meski baru saja menerima amanah tambahan sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mamuju. Menurutnya, kesinambungan pembangunan di Kecamatan Sampaga tetap menjadi prioritas utama.
Berdasarkan hasil rekapitulasi Musrenbang Desa se-Kecamatan Sampaga, terdapat tiga usulan prioritas yang secara konsisten disepakati seluruh desa. Yakni peningkatan infrastruktur jalan, perbaikan irigasi pertanian, serta pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan.
“Usulan peningkatan jalan lingkar dan penghubung antarwilayah seperti Bunde, Losso, Tanambuah, Kalonding, dan Salubarakna bahkan telah diajukan selama tiga tahun berturut-turut,” katanya.
Asisten III Alexander Pattola, mengatakan, dukungan penuh terhadap Musrenbang. Menurutnya, forum ini sangat penting untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung dan menyelaraskannya dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Ia juga menjelaskan bahwa Bupati Mamuju tidak dapat hadir langsung dalam kegiatan tersebut karena adanya agenda kedinasan lain yang tidak dapat ditinggalkan. Meski demikian, Bupati berharap Musrenbang Kecamatan Sampaga dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan program pembangunan yang tepat sasaran dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Musrenbang tingkat kecamatan nantinya akan menjadi bahan penting dalam penyusunan RKPD Kabupaten Mamuju Tahun 2027. Terutama dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat yang terintegrasi dengan pembangunan infrastruktur.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Musrenbang RKPD Kecamatan Sampaga hari ini berjalan dengan baik dan lancar. Ini merupakan hasil dari kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak,” tutup Alexander Pattola.
(texan/*)






