Pelaku Pemerkosaan di Mateng Ditangkap di Bima

  • 15 Feb 2019
  • Peristiwa
  • Sudirman Al Bukhori
  • 409
Gambar Pelaku Pemerkosaan di Mateng Ditangkap di Bima

Mapos, Mamuju – Sempat buron selama 10 hari, Syarifuddin (27), otak pelaku pemerkosaan terhadap S (16), warga di Dusun Lemo Baru, Desa Pangale, Kecamata Pangale Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), akhirnya tertangkap di Bima, NTB

Syarifuddin ditangkap dan diamankan oleh Tim Python Polres Metro Mamuju dibek up Resmob Polda Sulbar dan Polres Bima, NTB. Pelaku kemudian diterbangkan ke Mamuju, hingga akhirnya diserahkan kepada pihak Polres Metro Mamuju.

Kapolres Metro Mamuju, AKBP Mohammad Rivai, mengatakan pelaku sempat buron selama 10 hari, dikabarkan lari ke Bima.

“10 hari melarikan diri ke Bima, NTB, kami berkoordinasi dengan polisi setempat dan alhasil pelaku dibekuk dan diterbangkan ke Mamuju hingga ke Polres Metro Mamuju,” tandasnya, saat menggelar konferensi pers di kantor Reskrim Polres Metro Mamuju, jalan KS Tubun, Mamuju, Sulbar, Jumat (15/2/2019).

Adapun barang bukti yang diamankan, baju dan celana korban serta satu unit motor milik pelaku.

Pelaku pemerkosa, Syarifuddin digelandang ke Mapolres Metro Mamuju.

Kini, pelaku pun digelandang ke Mako Polres Metro Mamuju dan dijebloskan ke hotel prodeo. Syarifuddin dikenakan pasal 81 Undang-undang nomor 23 tahun 2002, sub pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman 10 Tahun penjara.

Menurut Rivai, korban sudah berkeluarga. “Saat menikah dulu korban masih dibawah umur,” kata Rivai.

Olehnya itu, pihaknya akan meminta data-data identitas korban. “Kita akan minta data korban. Apabila pada saat kejadian korban masih dibawah umur, maka kita akan berlakukan UU anak dibawah umur,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, sebelum korban diperkosa, pelaku melakukan penyekapan terhadap S (16) dengan cara tangan dan kakinya diikat menggunakan sarung serta mulutnya dibaluri balsem GPU hingga korban pingsan.

Kejadian pemerkosaan itu terjadi pada Senin 4 Februari 2019, sekitar pukul 14.00 Wita, bertempat di Dusun Lemo Baru, Desa Pangale, Kecamata Pangale Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng)

Usai melakukan aksinya, pelaku kemudian melarikan diri ke Bima, NTB.

(usman)

Baca Juga