Pasien Covid 19 Asal Majene Dinyatakan Sembuh

Gambar Pasien Covid 19 Asal Majene Dinyatakan Sembuh

Mapos, Majene — Do’a masyarakat Sulbar khususnya masyarakat Majene rupanya diijabah oleh Yang Maha Penyembuh. Buktinya, seorang santriwati asal Majene yang sebelumnya divonis positif Covid 19 dinyatakan sembuh oleh otoritas terkait dan sudah diserahkan pihak Rumah Sakit Regional kepada pemerintah setempat untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid 19 Majene, Joko, Sabtu (11/04/2020) menyebutkan, pasien berinisial J sudah diserahterimakan oleh Pihak Rumah Sakit Regional Mamuju kepada Pementan Kabupaten Majene untuk selanjutnya kepada pihak keluarganya.

Senada dengan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi. Ia mengatakan, pasien 01 asal Majene dinyatakan sembuh dan bebas dari paparan covid-19.

Disebutkan, hasil swab pertama yang dilakukan otoritas terkait terhadap J pada tanggal 30 Maret 2020 dan hasil laboratorium tertanggal 2 April 2020, menyatakan bahwa pasien 01 negatif covid-19.

Kemudian dilanjutkan dengan tes swab kedua pada tanggal 4 April 2020 dan hasil laboratorium keluar pada 9 April dan hasilnya tetap sama yakni negatif.

“Hari ini pasien J sudah diserahterimakan dan sudah bisa berkumpul lagi sama keluarga,” katanya.

Sementara, Kasubag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Majene, Sufyan Ilbas dikonfirmasi terpisah mengatakan,
Pemerintah Daerah Kabupaten Majene melalui Kepala Dinas Kesehatan Majene dr H Rahmat Malik telah menjemput J di RS Regional Sulbar.

“Tim bersama keluarga pasien menjemput J, karena yang bersangkutan sudah dinyatakan sembuh oleh dr Dewi Kartikaningsih, Sp. P yang tak lain dokter specialis paru RS Regional Sulbar,” ujar Sufyan.

Dikatakan, dalam serah terima itu turut diserahkan berkas hasil tes Swab Covid-19 yang sudah negatif dan Surat Pemberitahuan sudah melalui semua proses pemeriksaan selama masa isolasi dan dinyatakan telah sehat.

“Selanjutnya J akan istirahat dirumahnya di Salabulo selama 7 hari guna pemulihan kondisi fisik dan psikisnya,” ungkap Sufyan Ilbas.

Dia berharap, Kabupaten Majene Akan terbebas dari Covid 19 dan kembali ke zona hijau.

(ipunk)