Mamuju  

Operasi Dialogis DIT PAM OVIT Polda Sulbar di Sejumlah Obyek Wisata Diapresiasi oleh Masyarakat

Mapos, Mamuju — Demi memberi rasa aman kepada masyarakat yang tengah menghabiskan waktu di hari libur lebaran Idul Fitri 1445 H/2024 M, jajaran Polri khusunya Polda Sulawesi Barat selalu hadir di tengah masyarakat.

Seperti terlihat saat ini, Ahad (15/4/2024) nampak personel Unit Pariwisata DIT PAM OVIT Polda Sulbar melakukan patroli dialogis ke beberapa obyek wisata di Kabupaten Mamuju, Kabupaten Mamuju Tengah dan Mamuju Utara atau Pasangkayu.

Iptu Sugeng Prihartono sebagai pimpinan operasi menyebut, kegiatan yang dilakukan jajarannya merupakan rangkaian Operasi Ketupat tahun 2024 yang dimulai sebelum hingga sesudah hari raya Idul Fitri 2024.

“Kalau kemarin, kita sudah mendatangi sejumlah obyek wisata di Kabupaten Majene, kini kita menuju Kabupaten Mamuju, Kabupaten Mamuju Tengah dan Kabupaten Pasangkayu. Ini lah rangkaian kegiatan Polri dalam upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat selama berlibur,” katanya.

Disebutkan, kegiatan di Kabupaten Mamuju, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) dan Kabupaten Pasangkayu yaitu juga menyasar obyek wisata.

“Di Mateng cukup banyak juga obyek wisata sepertiĀ  Permandian Antalili Mateng dan Pantai SalluKaili Pasangkayu disamping itu beberapa Obyek Wisata yang ada di Kab. Mamuju seperti Pulau Kampuang, Kolam renang Pasokorang Pantai Rangas Beach, dan Pantai Malawa. Distinasi wisata bagi masyarakat didaerah ini cukup menarik karena panoramanya indah,” ungkap Sugeng Prihartono seraya menambahkan bahwa keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah tanggungjawab Polri.

Terpisah, salah seorang warga yang mengaku bernama Dita mengaku bahwa kehadiran Polri di tempat wisata membuat dirinya merasa terlindungi.

“Dengan hadirnya polisi berseragam membuat masyarakat merasa aman. Terima kasih Pak Pol,” katanya singkat.

Senada dengan pengunjung lainnya, Sara (20), dia sangat mengapresiasi Polri dalam upaya memberi rasa aman kepada masyarakat terutama di tempat-tempat wisata.

“Potensi terjadinya kejahatan yaitu di tempat-tempat ramai seperti saat ini. Tapi kalau ada aparat berpakaian dinas, tentu niat pelaku untuk melakukan kejahatan jadi urung. Intinya, saya mengapresiasi kinerja Polri khusunya Polda Sulbar saat ini,” tutupnya.

(*)

 

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...