Ngeri…Kuasa Hukum Tina-Ado Laporkan 40 Bukti Dugaan Pelanggaran Pilkada

Gambar Ngeri…Kuasa Hukum Tina-Ado Laporkan 40 Bukti Dugaan Pelanggaran Pilkada

Mapos, Mamuju – Tim kuasa hukum paslon Tina-Ado melaporkan 40 bukti dugaan kasus pelanggaran Pilkada oleh petahana. Laporan sangat tebal itu diserahkan ke Baswaslu Mamuju, Kamis (24/09/2020) sekitar pukul 09.30 Wita.

Jubir paslon Tina-Ado, Hajrul Malik, mengaku bahwa pihaknya sama sekali tidak ingin bahkan ada niat untuk melapor ke Bawaslu. Namun karena pelanggaran sudah dinilai masif dan relevan untuk dilaporkan, maka tim hukum melakukan pelaporan.

“Kita menduga kuat ada aroma kecurangan dengan menggunakan kewenangan dalam pilkada. Maka hari ini kami datang melaporkan dan inilah yang akan menjadi peristiwa besar hari ini,” katanya.

Diungkapkan, desakan untuk melaporkan dari seluruh elemen itu sebenarnya sudah lama. Namun masih menunggu waktu yang tepat.

“Ini gerakan halal dalam Pilkada. Dalam artian, kita fair menyoroti kasus per itemnya. Tidak ada satu pun yang menyentuh soal privasi petahana, murni profesional. Tidak seperti tudingan ijazah palsu yang langsung menyerang personal. Kita tetap fair dan mari berpilkada dengan fair,” kata Ketua Relawan Mamuju Keren Tina-Ado ini.

Beberapa kasus yang dilaporkan adalah penggunaan APBD, pembagian bansos dan lain sebagainya.

“Jika memang terbukti, tuntutan kami yang paling ideal adalah diskualifikasi,” kunci Hajrul.

Bundel laporan ke Bawaslu Mamuju diantar langsung 9 orang kuasa hukum. Yakni Muhammad Tahir Razak S.Ag, SH, Anwar Ilyas SH, MH, Andi Sukarno SH, Abd. Wahab, SH, Handryanto SH, Dede Arwinsyah SH, MH, Eko Saputra SH, Ardiansyah Kandow SH dan Samsul SH, MH.

(*)

Baca Juga