Menghadapi Ramadan 1441 H, MUI Majene akan Mengeluarkan Maklumat

  • 20 Apr 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 923
Gambar Menghadapi Ramadan 1441 H, MUI Majene akan Mengeluarkan Maklumat

Mapos, Majene — Menjelang bulan suci Ramadan 1441 hijriyah bagi umat muslim di tengah pandemi Covid-19, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Majene bersama Pemerintah Kabupaten Majene akan mengeluarkan maklumat atau keputusan bersama.

Seperti maklumat sebelumnya yang meniadakan pelaksanaan Salat Jum’at berjamaah dan Sholat Rawatib di dalam Masjid. Untuk Salat Tarwih berjamaah juga akan ditiadakan di dalam Masjid, hal tersebut sebagai upaya pencegahan Covid-19 di Kabupaten Majene.

Ketua MUI Majene Napis Djuaeni mengatakan, secara tegas maklumat tersebut akan dijalankan.

“Untuk aktivitas ibadah di masjid seperti salat wajib dilaksanakan di rumah masing-masing. Salat Tarwih kan salat sunnah selama Ramadan, tidak wajib dan bisa dilaksanakan di rumah. Kita tegas sampaikan, tidak perlu ada batasan atau zonasi, karena ini bagian dari upaya pencegahan,” ujarnya saat memimpin Rapat Terbatas MUI Kabupaten Majene, Senin (20/04/2020) di Ruang Rapat Bupati Majene.

Sejumlah pihak hadir, termasuk Bupati Majene, Fahmi Massiara, Kemenag Majene, Adnan Nota, para pimpinan dan pengurus MUI Majene, Kadis Kesehatan, Rakhmat Malik, perwakilan Kapolres Majene, BPBD Majene dan Kabag Umum Setda Majene.

Pada kesempatan itu, Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan, maklumat atau imbauan bersama tersebut, untuk segera dirumuskan. Agar para pengurus Masjid di Majene bisa memahami dengan jernih maksud dan ketentuan penanganan covid 19.

“Dikomunikasikan saja kepada pengurus Masjid bahwa ini upaya pencegahan bukan penindakan, semoga kedaan bisa kembali normal, dan masyarakat bisa beribadah dengan tenang,” ujarnya.

(*)