Memutus Rantai Penyebaran Covid-19, Polres Majene Gelar Operasi Patuh Siamasei 2021

0
135

Mapos, Majene — Sejumlah pengendara yang melintas di Jalan Jendral Sudirman, Kamis (23/9/2021) pukul 14.45 Wita tetiba meminggirkan kendaraannya lantaran melihat sejumlah polisi melakukan razia.

Nampak sejumlah pengendara memutar balik dan sebagian lainnya memilih berhenti sembari mencari-cari masker dalam bagasi sepeda motor yang dia kendarai.

Memang, tepat di depan Kantor Polres Majene ada operasi yang tengah dijalankan.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Dirilis dari Humas Polres Majene, Kamis (24/9/2021) hingga hari keempat Pelaksanaan Operasi Patuh, Polres Majene telah jaring 55 kendaraan.

Disebutkan, pelaksanaan Operasi Patuh dengan sandi Patuh 2021 yang berlangsung sejak 20 September 2021 hingga 14 hari kedepan terus digencarkan oleh Kepolisian Resor Majene.

Tujuannya sendiri untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib berkendara sekaligus diharapkan mampu menekan angka penyebaran Covid-19.

Terhitung dari hari pertana hingga memasuki hari keempat pelaksanaan operasi Patuh, Kamis (23/9/21) Satuan Lalu lintas yang menjadi ujung tombak kegiatan ini telah menjaring 55 kendaraan baik roda dua maupun empat.

Selain itu angka vaksinasi terus mendekati target vaksin demi memenuhi herd immunity. Hal ini tentu tidak terlepas dari kerjasama dan pelayanan humanis petugas kepada masyarakat sehingga mereka bersedia mendukung upaya Pemerintah yang dibebankan kepada Polri dalam menekan angka pelanggaran serta penyebaran Covid-19.

Kegiatan operasi yang selama ini berlangsung di depan Mapolres ini nampak terus mengedukasi masyarakat agar tertib berkendara dan patuh prokes. Sementara itu, para pengendara yang melanggara tata tertib berlalu lintas akan ditindak dengan tilang.

Sedangkan pengendara yang belum vaksin selalu ditawarkan untuk baiknya vaksin di gerai vaksin Polres Majene yang memang telah disiapkan sebagai dukungan bersama agar percepatan penanganan Covid-19 dapat terwujud yang berimbas pada penurunan level.

Kabag Ops AKP Suyuti menegaskan yang divaksin tetap melalui tahap pemeriksaan awal apakah layak vaksin atau tidak. “Intinya kami tidak pernah paksakan masyarakat untuk divaksin. Hanya saja yang perlu kami tekankan vaksinasi ini sangat penting karena berfungsi sebagai peningkat anti body dari serangan berbagai virua,” tuturnya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.