Masuk Ramadan, Harga Sembako Melonjak di Mamuju

  • 23 Apr 2020
  • Mamuju
  • R Fajar Soenoe
  • 324
Gambar Masuk Ramadan, Harga Sembako Melonjak di Mamuju

Mapos, Mamuju — Di tengah wabah pendemi Covid-19 dan memasuki Ramadan 1441 hijriyah, harga sembilan bahan pokok (Sembako) di Mamuju melonjak.

Berdasarkan pemantuan Mamujupos.com di berbagai pasar di wilayah Kota Mamuju, Kamis (23/04/2020) semua jenis bahan pokok seperti gula pasir yang tadinya kisaran Rp17 ribu perkilo kini naik menjadi Rp 21 ribu perkilo, bawang merah yang tadinya Rp15 ribu perkilo kini naik menjadi Rp18 ribu perkilo, cabe rawit dari Rp27 ribu perkilo kini menjadi Rp30 perkilo, telur ayam ras dari Rp34 ribu per rak kini menjadi Rp50 ribu per rak, minyak goreng dari Rp13 ribu perkilo kini menjadi Rp16 ribu perkilo, sedangkan harga beras kepala relatif stabil Rp10 ribu perkilo gram.

Menurut salah seorang pedagang di Pasar Baru Mamuju, Aco, lonjakan harga terjadi disebabkan ketidakseimbangan antara permintaan konsumen dan stok.

“Semua jenis sembako memang naik harga disebabkan kurangnya stok tidak seimbang dengan permintaan konsumen,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan jika pemerintah tidak segera mengambil langkah-langkah strategis, kemungkinan harga sembako akan terus merangkak naik.

“Kemungkinan harga akan terus naik kalau selalu tidak ada antisipasi stok Pak,” akunya.

Sementara, penelusuran Mamujupos.com di Gudang Bulog Sub Dirve Mamuju tidak tersedia stok pangan.

Sayangnya, Kepala Bulog Mamuju, M Yatsir justru enggan berkomentar terkait hal tersebut.

“Silakan tanyakan kepada pihak terkait untuk mengetahui hal itu,” jawabnya acuh tak acuh.

(mus)