Manfaatkan Dana Desa, TPK Sampaga Kembangkan Ternak Ayam Petelur

Mapos, Mamuju – Tim penggerak Kegiatan (TPK) Desa Sampaga Kecamatan berinovasi dalam mendukung ketahanan pangan desa melalui pengembangan usaha ternak ayam petelur. Program ini menjadi salah satu langkah strategis desa dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pangan berkelanjutan.

Pengelolaan ternak ayam petelur difokuskan pada sistem budidaya yang sehat dan produktif, dengan memanfaatkan potensi lokal desa. Selain menghasilkan sumber protein hewani bagi masyarakat, usaha ini juga memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk organik untuk sektor pertanian desa. Jumat (23/01/2026).

Kades Sampaga, Agus Salim, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pemanfaatan dana desa yang difokuskan pada sektor produktif.

“Melalui dana ketahanan pangan, kami berharap masyarakat dapat memiliki usaha berkelanjutan yang mampu meningkatkan pendapatan dan menyediakan sumber pangan,” ujarnya.

Saat ini, ternak ayam petelur yang dikelola oleh TPK sebanyak 500 ekor. Diperkirakan dapat menghasilkan telur sekitar 400 sampai 430 butir per hari.

“Nantinya hasil penjualan telur digunakan untuk pengembangan usaha bagi masyarakat Desa Sampaga,” katanya.

Masyarakat Desa Sampaga menyambut baik program ini karena selain membantu kebutuhan pangan, juga membuka peluang kerja dan usaha baru. Pemerintah desa berharap usaha ternak ayam petelur ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh pemanfaatan dana ketahanan pangan yang tepat sasaran.

Peternakan ayam petelur diharapkan mampu menciptakan usaha yang saling mendukung. Ternak ayam petelur tidak hanya menjadi sumber pendapatan.

“Tetapi juga menunjang pertanian melalui pupuk alami, sehingga hasil pertanian lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar. Agus Salim.

Dengan pengembangan ternak ayam petelur ini, Desa Sampaga optimistis mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus contoh pengelolaan usaha desa berbasis potensi lokal.

(texan/*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...