Lukman Minta Diskoperindag Majene Pantau Stok Elpiji 3 Kg Jelang 2021

0
395

Mapos, Majene — Jelang pergantian tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Majene melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan rapat koordinasi dan pemantauan harga kebutuhan pokok.

Salah satu yang menjadi atensi Plt Bupati Majene, Lukman Nurman adalah ketersediaan stok gas elpiji 3 kg. Ia minta agar Dinaskoperindag memantau stok tabung gas 3 kg, meski sebelumnya laporan yang masuk stok terbilang aman, namun informasi terbaru yang ia terima dari pihak kepolisian perlu diantisipasi secepatnya.

“Kalau memang ada kelangkaan atau upaya penimbunan tabung 3 Kg, harus secepatnya diantisipasi dengan menggelar operasi pasar, jangan sampai para pedagang ataupun ibu- ibu rumah tangga kesulitas mendapatkan tabung tabung 3 kg,” tegas Lukman.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Sementara itu dari hasil pantauan TPID Kabupaten Majene di Pasar Tradisional Sentral Majene, Selasa (22/12/2020) pagi terungkap, harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan namun tidak begitu signifikan, terkecuali bawang merah.

Sekertaris TPID Majene, Adlina Basharoe mengungkapkan, harga bawang Merah biasanya dilepas Rp38 ribu perkilo kini menjadi Rp40 ribu perkilogramnya. Hal itu kata dia dipengaruhi oleh karena umat nasrani minoritas di Majene, sehingga  perayaan natal tidak begitu semarak apalagi di situasi pandemi covid-19.

Sekaitan dengan  penghargaan Piala Presiden sebagai juara Pertama TPID berprestasi nasional Region Sulawesi, Adlina berharap supaya dipertahankan dengan cara pihaknya akan menyusun dokumen penilaian untuk 2020 -2021 dengan menentukan program unggulan yang akan diangkat sebagai tema.

“Kita akan rapat bersama, kemungkinan program perdagangan antar wilayah akan menjadi isu penting, seperti kerjasama kita dengan daerah di Sulbar atau bahkan  kerjasama di luar Pulau Sulawesi,” ucapnya.

Adlina berharap ada kerjasama yang baik dengan seluruh pihak, baik dari Bank Indoensia dalam memberikan arahannya, kemudia OPD terkait dan tentu saja peran penting dari bupati dan wakil bupati dalam mengikuti setiap rapat kerja TPID.

“Karena poin tersebut memiiki penilaian yang cukup tinggi,” sebut Adlina.

Senada dengan Adlina, Ketua TPID Kabupaten Majene Lukman menegaskan, penghargaan yang diterima sebelumnya, harus bisa dipertahankan dengan melakukan kerjasama yang baik dengan pihak terkait. “Prestasi tersebut harus menjadi motivasi dan memacu kinerja yang lebih baik lagi,” tandasnya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.