LPB Siap Siarkan Materi Sosialisasi Aturan Pilkada 2020

  • 1 Sep 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 236
Gambar LPB Siap Siarkan Materi Sosialisasi Aturan Pilkada 2020

Majene, Mapos – Sebagai warga negara Indonesia tentu banyak elemen masyarakat berkeinginan untuk ikut andil dalam menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020.

“Kami selaku pengelola Lembaga Penyiaran Televisi Berlangganan (LPB) yang telah mengantongi Izin Penyelenggaraan Penyiaran di Majene siap memberikan sumbangsih dengan memberikan kesempatan kepada penyelenggara Pemilu untuk mensosialisasikan aturan Pemilukada dalam setiap tahapan,” ungkap Asdar, salah seorang pengelola LPB dari PT. Mandar TV.

Apalagi katanya, Pilkada kali ini berbeda dengan Pilkada sebelumnya yang harus mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Dengan Kondisi ini, tentu ruang gerak penyelenggara Pemilu dalam mensosialisasikan aturan dan melakukan langkah pencegahan terjadinya pelanggaran Pemilu juga tentu terbatas,” ucap Asdar.

Pernyataan tersebut mendapat dukungan pimpinan LPB Manar TV, Abdul Rahman dan pemilik LPB PT Salongan, Iwan dalam acara Rapat Evaluasi Isi Siaran dirangkaikan dengan acara Bincang Pengawasan Lembaga Penyiaran dalam Pilkada Majene 2020 yang diselenggarakan KPID Sulbar di Dapur Mandar, Pamboang, Majene, Minggu (30/8/2020).

Dihadapan peserta rapat yang terdiri dari KPID Sulbar, Perwakilan KPU Majene, Bawaslu Majene, LPB dan LPPL serta Koordiv Pengawasan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kecamatan se- Kabupaten Majene, Asdar menngungkapkan kesediannya membantu penyelenggara pemilu mensosialisasikan aturan pemilu.

“Kami siap memutar secara gratis, materi sosialisasi dan pencegahan aturan Pilkada melalui TV Kabel, Kalau untuk siaran pelaksanaan Debat Paslon tentu perlu dibicarakan bersama,” tegas Asdar yang juga mantan anggota Panwascam Pilkada Tahun 2010 ini.

Sementara itu, Divisi Teknis KPU Kabupaten Majene, Munawir mengatakan, pertemuan yang digagas KPID Sulbar ini merupakan moment awal membangun komunikasi antara KPID, KPU dan Bawaslu, karena pemberdayaan sesama pemangku kepentingan, termasuk LP penyiaran yang memang harus disentuh oleh KPU dalam rangka mewujudkan Pilkada berkualitas.

“TV kabel adalah lembaga penyiaran berlangganan yang memenuhi kriteria, pemberdayaan LPB sangat memungkinkan digandeng oleh KPU Majene dalam mensosialisasikan aturan Pemilu di masa Pandemi ini,”ujar Munawir.
Mantan Anggota KPID Sulbar periode 2012-2015 ini.

Dikatakan, KPU Majene saat ini sedang mempersiapkan simulasi pendaftaran hingga pengambilan nomor Paslon Bupati dan Wakil Bupati Majene yang nantinya berbasis protokol Covid 19.

“KPU Majene akan menyelenggarakan live streaming pendaftaran hingga pengambilan nomor, silakan LPB berkoordinasi dengan KPU Mejene, bagaimana mekanismenya untuk bisa kerjasama membangun kemitraan dalam menyiarakan kegiatan tersebut sehingga dapat disaksikan oleh publik,” jelas Munawir.

Sebelumnya Wakil Ketua KPID Sulbar, Budiman Imran, dalam sambutannya mengungkapkan KPID akan turut andil melakukan pengawasan terhadap muatan dan durasi waktu pemutaran iklan kampanye pasangan calon, termasuk juga legalitas lembaga penyiaran yang digunakan, apakah LPB tersebut memiliki izin atau tidak.

“KPID Sulbar, KPU Majene dan Bawaslu Majene akan menindaklanjuti hasil kesepahaman ketiga lembaga ini bersama dewan pers dengan membentuk gugus tugas di tingkat provinsi dan gugus tugas tingkat Kabupaten yang berpilkada,” terang Budiman.

(*)