Lantaran Sakit Hati, Penjaga Toko Nekat Habisi Buruh Bangunan

Gambar Lantaran Sakit Hati, Penjaga Toko Nekat Habisi Buruh Bangunan

Mapos, Polman – Aldi alias Kabodo (15) pekerjaan buruh bangunan meregang nyawa setelah ditebas oleh M Ilh (32) di rumah kost di Lingkungan Tinggas-Tinggas, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar pada Senin (25/3/2019) sekitar pukul 21.30 WITA malam tadi.

Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Syaiful Isnaini mengatakan, motif pembuhan terjadi karena sakit hati lantaran korban sering memakai sepeda motor pelaku tanpa izin.

Dari pengakuan pelaku yang tak lain penjaga toko, ia nekat menghabis korban karena setiap kali menggunakan sepeda motor pelaku, korban tidak pernah izin sehingga puncaknya, pelaku memarangi korban hingga menyebabkan luka serius pada bagian leher, punggung dan lengan hingga meninggal dunia di tempat kejadian.

Menurut Syaiful, setelah menerima  laporan, piket fungsi Polres Polman yang dipimpin olehnya didampingi Kapolsek Tinambung IPTU Tajuddin, Ka SPKT Polres Polman IPDA Kasman dan Kanit IV Sat Intelkam Polres Polman IPDA Haspar mendatangi TKP dan mengantar korban ke Puskemas setempat untuk dilakukan visum.

Adapun kronologis kejadian kata Syaiful, bermula ketika pelaku bersama temannya yaitu Nur Sadikin (20) pulang dari pasar malam usai memperbaiki jam tangan milik saksi.

Berselang beberapa menit kemudian pelaku bersama saksi, tiba di kostnya pelaku di Lingkungan Tinggas-Tinggas Kelurahan Tinambung. Setibanya di kost pelaku, tiba-tiba korban datang seorang diri dan saat itu korban langsung masuk ke dalam kamar kost pelaku. Keduanya sempat berbincang.

Saat itu, Nur Sadikin berada di depan kamar kost pelaku berdiri. Selang beberapa menit kemudian korban datang bermaksud ingin mengambil HP android pelaku untuk dipakainya bermain game, namun pelaku tidak memberi, dan akhirnya terjadi cek cok antara pelaku dengan korban.

Entah mengapa, akhirnya korban berhasil mengambil HP pelaku dan memakainya bermain game. Ketika korban sedang duduk-duduk didepan kamar kost pelaku, saat itu juga pelaku langsung mengambil sebilah parang yang berada di dalam kamar kostnya dan langsung memarangi korban sebanyak 2 kali tepat mengenai bagian leher belakang dan bagian punggung korban, korban tewas seketika.

Nur Sadikin yang memang sudah meninggalkan tempat kejadian beberap saat lalu, kaget dengan kegaduhan akibat percekcokan antara kedua belah pihak. Ia kemudian melihat ke atas rumah kost ternyata sudah ada tetesan darah mengalir dari celah papan rumah kost. Ia segera datang dan melihat kejadian.

Bahkan, pelaku sempat menyuruh dirinya untuk membantu pelaku mengangkat korban masuk kedalam kamar kost.

Usai mengangkat tubuh korban, Nur Sadikin langsung pergi meninggalkan tempat kejadian.

Pelaku kemudian membersihkan lantai depan kamar kostnya yang berlumuran darah dengan cara menyiram pakai air dan setelah itu pelaku menyimpan parang miliknya di atas atap seng.

Usai di visum di Puskesmas Tinambung, jenazah korban diantar oleh keluarganya menuju rumah duka di Desa Dakka Kecamatan Tapango untuk disemayamkan dini hari tadi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku berikut barang buktinya kini diamankan di Polsek Tinambung.

(ipunk)