LAK Nilai Gubernur Sulbar Tamak Kelola Pemerintahan Tanpa Libatkan Wakilnya

Gambar LAK Nilai Gubernur Sulbar Tamak Kelola Pemerintahan Tanpa Libatkan Wakilnya

Mapos, Mamuju – Tak dilibatkannya Wakil Gubernur Sulawesi Barat Hj. Enny Anggraeni Anwar pada acara pelantikan eselon II, II dan IV mendapat tanggapan dari Ketua Laskar Anti Korupsi (LAK) Sulbar Muslim Fstillah Azis.

Muslim menilai bahwa Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) dalam mengelola roda pemerintahan di Provinsi Sulbar amat tamak.

“Ketamakan ABM terlihat setelah melakukan proses pelantikan para eselon di lingkup Pemerintah Sulbar tanpa melibatkan wakilnya dalam mengambil keputusan yang sangat strategis dan penting itu,” sebut Mantan Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Kamis (24/5/2018).

Muslim mengatakan, begitu banyaknya kritikan terhadap roda pemerintahan menandakan ketidakpuasan masyarakat Sulbar terhadap kepemimpinan ABM-Enny selama ini.

“Ketidakpuasan masyarakat Sulbar terhadap kepemimpinan ABM-Enny dalam menata dan mengelola pemerintahan cenderung stagnan atau jalan ditempat,” tutur Muslim.

Belum lagi soal adanya isu pecah kongsi antara gubernur dan wakilnya yang tentu berdampak bagi pelayanan publik dan sangat berdampak buruk pada pembangunan kedepannya.

“Dalam mengelola roda pemerintahan, gubernur tidak mesti pecah kongsi dari wakilnya, ini akan mempengaruhi pembangunan di Sulbar,” ungkap Muslim.

Muslim menyebut, semestinya antara gubernur dan wakilnya saling kompak dan bekerjasama serta fokus dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulbar dan bekerjasama dalam mengatasi angka kemiskinan, sebagaimana slogan manisnya saatnya kampanye dulu yakni mewujudkan Sulbar yang maju dan malaqbi,” tutup Muslim.

Ketua LAK Sulbar, Muslim Fatillah Asiz.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar melantik dan mengambil sumpah jabatan 15 pejabat tinggi pratama atau pejabat eselon II di aula kantor Gubernur pada Jumat (18/5/2018) lalu.

Tak hanya itu, sebanyak 110 pejabat administrator atau eselon III serta 381 pejabat pengawas atau eselon IV di internal pemerintah provinsi Sulawesi Barat juga dilantik tepat di hari kedua bulan suci Ramadhan itu.

Dalam pelantikan itu, tampak tidak hadirnya wakil gubernur.

Dikonfirmasi, Wakil Gubernur Sulbar Hj. Enny Anggraeni Anwar tidak tau bila ada agenda pelantikan.

“Maaf, saya tidak tahu ada acara pelantikan,” kata Enny Anggraeni Anwar saat ditanya soal alasan dirinya yang memilih alpa di agenda penting itu.

(toni)

Baca Juga