KPU dan Bawaslu Sepakat Batalkan Perhitungan Surat Suara PSU Kuala Lumpur

Gambar KPU dan Bawaslu Sepakat Batalkan Perhitungan Surat Suara PSU Kuala Lumpur

Mapos, Jakarta

KPU dan Bawaslu sepakat membatalkan perhitungan 62 ribu surat suara pos pemungutan suara ulang (PSU) PPLN Kuala Lumpur.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Ketua KPU Arief Budiman di KPU Pusat, Minggu (19/5/2019) malam, usai pertemuan jeda 30 menit dengan anggota Bawaslu RI.

Surat suara yang dibatalkan tersebut adalah surat suara yang dikirim Pos Malaysia pada (16/5) saat penghitungan PSU berlangsung di Gedung PWTC Kuala Lumpur.

Bawaslu bersama sejumlah partai yakni Partai Demokrat, PKS, Partai Gerindra, PDIP dan saksi BPN 02 menolak menghitung surat suara tersebut karena dikirim saat penghitungan.

PPLN Kuala Lumpur, Partai Nasdem, Partai Golkar dan saksi TKN pasangan 01 sepakat menghitung surat suara tersebut karena pengiriman dari masyarakat ke Pos Malaysia masih dilakukan pada (15/5/2019).

Karena perbedaan pandangan tersebut KPU dan Bawaslu akhirnya melakukan pertemuan khusus dan rapat di-skors lagi satu jam mulai Senin (20/5) pukul 00.45 waktu setempat.

Dengan keputusan tersebut Bawaslu diminta membuat surat rekomendasi pembatalan penghitungan surat suara tersebut.

Sebelumnya Panwaslu Kuala Lumpur telah merekomendasikan agar yang dihitung hanya 22.807 PSU pos saja.

(*)

 

 

 

Sumber : babe.com
Baca Juga