Korem 142 Gelar​ Karya Bhakti Dalam Rangka HUT TNI Ke-72

IMG-20170922-WA0030Mapos. Mamuju – Dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT TNI ke 72 Tahun 2017, Korem 142/Tatag Menggelar Karya Bakti Di Monumen Pahlawan Ahmad Kirang Karema Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Jumat (22/09/2017).

Rangkaian kegiatan HUT TNI ke 72 Tahun 2017 mengambil tema  ” Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional, Siap Mewujudkan Indonesia yang berdaulat Mandiri dan Berkepribadian “.

Karya Bakti tersebut di ikuti sekitar 75 Peserta diantaranya Para prajurit dan PNS Makorem, Pegawai Kelurahan Karema, Pelajar, dan masyarakat.

IMG-20170922-WA0028

Sasaran Kegiatan yaitu pembersihan sekitar Monumen Patung Ahmad Kirang dan taman Monumen.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Korem 142/Tatag Kol. Inf. Taufiq Shobri mengatakan,”Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yg mana pagi ini kita di berikan kesehatan sehingga dapat hadir dalam giat Karya Bakti dalam rangka HUT KE 72 TNI Tahun 2017.

“Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh instansi serta masyarakat yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam pelaksanaan karya bhakti pembersihan patung pahlawan Ahmad kirang.

Dalam pelaksanaan karya bakti agar Anggota dan Dinas terkait beserta Masyarakat untuk membaur menjadi satu, karena itu kita wujudkan Indonesia bersatu untuk mempertahankan NKRI.  Selain itu karya bakti juga dapat menumbuh kembangkan kembali jiwa gotong royong di lingkungan masyarakat, sehingga akan terjalin hubungan komunikasi yang baik antara Muspika dan masyarakat serta Anggota Korem 142/tatag.

Perlu diketahui, Almarhum Lettu (Anumerta) salah satu prajurit TNI dari komando pasukan sandi yudha (kopasanda),  yang saat ini dinamai komando Pasukan Khusus (Kopasss).

Dia gugur dalam peristiwa operasi pembebasan korban pembajakan pesawat Garuda DC-9 Woyla pada 28 Maret 1981 di bandara Don Muang bangkok Thailand.

Ahmad kirang yang bertugas sebagai penyergap pertama dalam operasi pembebasan sandera pesawat Garuda DC-9 Woyla tersebut, gugur saat aksi saling tembak dengan kelima pembajak pesawat yang bersenjata itu.

Atas jasa dan keberaniannya itulah pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat membangun Monumen itu.

(MP02) 

(Penrem 142/Tatag)