Komoditas Bawang Merah Kunci Sukses Pengendalian Inflasi Daerah

0
463

Mapos, Majene — Salah satu komoditas pertanian di Kabupaten Majene yang menjadi kunci sukses pengendalian inflasi daerah adalah bawang merah.

Sebagai sarana pengendalian inflasi, maka dilakukan pengembangan klaster pangan melalui pilot project peningkatan produktifitas bawang merah dengan cara penggunaan metode pemupukan tepat guna bekerja sama dengan PT. Pupuk Kaltim di klaster tani binaan Bank Indonesia yaitu Kelompok Tani Bunga Tanjung.

Hasilnya, Senin (21/12/2020) dilakukan acara panen bersama di area tanam Kelompok Tani Bunga Tanjung di Lingkungan Sondong, Kelurahan Baruga Dhua, Kecamatan Banggae Timur.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Dengan tema panen Dedikasi untuk Negeri, Plt Bupati Majene, Lukman Nurman dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kepada pihak Bank Indinesia atas perhatian yang intens kepada pengembangan komoditas bawang merah di Kabupaten Majene.

Lukman meyakini bahwa bantuan dan perhatian yang diberikan selama ini telah mampu membentuk kelompok tani mandiri dan secara nyata berkontribusi dalam meningkatkan produksi bawang merah di wilayah Kabupaten Majene.

Dikatakan, komoditas bawang merah menjadi kunci pengendalian inflasi Kabupaten  Majene disamping komoditas lain yang mengantarkan Kabupaten  Majene meraih Piala Presiden Pengendali Inflasi Terbaik wilayah Sulawesi tahun 2019 yang diterima pada Tahun 2020.

Lukman juga mengharapkan kepada kelompok tani yang mendapat bantuan untuk memanfaatkan secar baik bantuan dan ilmu yang telah diberikan oleh BI dan penyuluh pertanian.

“Tugas Dinas Pertanian Provinsi Sulbar dan Kabupaten Majene untuk menyebarkan pola pengembangan ini ke kelompok tani yang lain, sehingga peningkatan produksi komoditas dapat berlangsung di seluruh wilayah Majene,” katanya.

“Alhamdulillah Majene akan selalu siap bekerja sama dan akan senantiasa kita pertahankan. Selaku pemerintah kabupaten hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia dan Kelompok Tani Bunga Tanjung,” tambahnya.

Sebelum acara istirahat, dilanjutkan panen bawang merah secara serentak oleh undangan yang hadir.

Turut hadir dalam acara, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulbar, M. Bugie, KadisPertanian, Hortikultura dan Tanaman Pangan Provinsi Sulbar, Kadis Pertanian Kabupaten Majene, Burhan, Kepala Bapeda Majene, Andi Adlina Basharoe, Pemilik UD. Intan 72 sebagai <span;>off taker<span;> pembeli bawang, Perwakilan PT. Pupuk Kaltim dan undangan lainnya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.