Komisi I DPRD Pangkep Kaji Banding ke Prokompi Majene

Gambar Komisi I DPRD Pangkep Kaji Banding ke Prokompi Majene

Mapos, Majene — Dinilai mampu menyajikan informasi secara akurat dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan media massa serta penyajian berita pembangunan secara konsisten, Komisi I DPRD Pangkep melakukan kaji banding ke Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompi) Sekretariat Daerah Kabupaten Majene, Jum’at (10/07/2020).

Kunjungan Kerja Komisi I DPRD Kabupaten Pangkep ini dilakukan di Ruang Rapat Sekda Majene.

Hadir dalam acara Pj Sekda Majene, Burhan Usman, Ketua Komisi 1 Nurdin Mappiara, anggota Komisi 1 DPRD Pangkep lainnya Hj Nurlinda, Reski Darmawansyah, Abdul Rasyid, Amiruddin, Rahmat Irsanullah, Indriani, Ahmad Ikram, Suhardi Syam, dan beberapa orang staf, Kabag Prokompi Setda Majene Watif Muchtar, Kasubag Protokol, Sufyan Ilbas, Kasubag Komunikasi Pimpinan, Kasubag Dokumentasi Pimpinan bersama staf dan tenaga kontrak.

Pj Sekda Majene, Burhan Usman dalam sambutannya terlebih dahulu memperkenalkan Kabupaten Majene.

Kabupaten Majene katanya sebagai pusat pendidikan di Sulawesi Barat yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendidikan mulai dari universitas negeri yang pertama di Sulbar, yaitu Unsulbar, sekolah tinggi negeri STAIN Majene dan lainnya.

Ia mengaku bangga atas kunjungan DPRD Pangkep ke Majene dan disambut baik karena sekaligus menjadi promosi Kabupaten Majene dan adanya peningkatan PAD.

“Saya berterima kasih, karena secara tidak langsung telah mempromosikan Kabupaten Majene dengan senang hati kami menyambut kedatangan bapak-ibu legislator di Kabupaten Majene,” kata Burhan Usman.

Ketua Komisi I DPRD Pangkep, H Nurdin Mappiara menyebut, maksud tujuan kunjungan kerja mereka untuk sharing pendapat dengan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Majene.

“Kabupaten Majene yang pernah bergabung bersama Sulawesi Selatan dan setelah menjadi Sulbar, tentu memiliki banyak peningkatan yang bisa kami sharing. Kami ingin mengambil hal baik dan menjadikan oleh-oleh untuk kami bawa ke Pangkep,” aku Nurdin Mappiara.

Ia juga mempertanyakan Tupoksi Bagian Humas dan Kominfo yang kadang bersinggungan.

“Bagaimana kedua lembaga tersebut bisa menjadi mitra yang baik dalam memberikan pelayanan informasi publik,” katanya.

Bahkan, Ia cukup terkesan melihat penampilan khususnya seragam yang digunakan personil Prokompi yang kompak dan nampak disiplin. Ia menyakini hal tersebut juga terlihat dari kinerja yang diperlihatkan

Pada saat sama, Anggota Komisi I DPRD Pangkep lainnya, Rahmat Irsanullah bertanya tentang hubungan kemitraan antara Prokompi dan media massa, serta bentuk kerjasama dengan media massa dalam membackup pemberitaan Pemda Majene.

“Apakah pemberitaan Prokompi memilah-milih informasi yang akan disampaikan ke publik? Apakah bagian Prokompi memilih berita yang akan disebarkan ke media,?” tanyanya.

Sementara itu, Kabag Prokompi Setda Majene, Watif Muchtar menyampaikan bahwa masing masing sub bagian mengusulkan rencana kerja pada TA 2020 yang anggaran Prokompi secara keseluruhan mencapai Rp1 milyar lebih.

“Namun, karena adanya refocusing akibat pandemi korona, maka dipotong sekitar setengahnya dan saat ini hanya Rp500 juta yang dikelola untuk tiga sub bagian,” ungkap Watif.

Kasubag Protokol Komunikasi Pimpinan, Sufyan Ilbas menyambung perkataan Watif menjelaskan, Bagian Prokompi beberapa bulan terakhir menerima kunjungan kerja daerah lainn dari Sulsel.

Ia merinci Tupoksi Prokompi antara lain untuk di Sub Bag Protokol dalam menjalankan kewajiban yaitu;
▪︎Melaksanakan Tata Protokoler dalam rangka penyambutan tamu Pemerintah Daerah.
▪︎Menyiapkan bahan koordinasi dan / atau fasilitasi keprotokoleran
▪︎Menyiapkan bahan informasi acara dan jadwal kegiatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
▪︎Menginformasikan jadwal dan kegiatan Pemerintah Daerah.
▪︎Melaksanakan koordinasi dan fasilitasi kegiatan kepala daerah dan wakil kepala daerah.
▪︎Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tupoksinya.

Dalam memberikan informasi kepada media katanya, disetiap kesempatan acara pihaknya selalu memberikan release berita beserta dokumentasi yang langsung dishare seusai acara.

“Sehingga memudahkan teman-teman wartawan untuk membuat beritanya di media cetak maupun online. Karena antara kami dengan para wartawan terjadi ikatan saling membutuhkan dan saling membantu. Inilah yang membuat berita-berita kegiatan Pimpinan Daerah selalu ter blow up dimedia. Dan setiap agenda acara pimpinan selalu kami share ke wartawan sehari sebelum kegiatan berlangsung,” beber Sufyan Ilbas.

Kasubag Dokumentasi Pimpinan, Anugrawati menambahkan, selain pemberitaan di media elektronik, penyebarluasan informasi juga dilakukan melalui Radio Mammis FM.

“Radio publik yang dikelola bagian Prokompi dan telah eksis di Sulawesi Barat. Selain itu Prokompi juga tetap melakukan dokumentasi secara fisik seperti clipping berita yang di terbitkan sebulan sekali. Pemberitaan tersebut diambil dari media-media cetak dan online yang terkait pemberitaan Pemda dan berita peristiwa di masyarakat Majene.

Acara ditutup saling tukar cederamata kedua belah pihak.

(*)