Kodim 1401 Majene Terus Kawal Vaksinasi Covid-19

0
46

Mapos, Majene — Sebagai lini terdepan dalam menyukseskan program nasional vaksinasi,  TNI di jajaran Kodim 1401/Majene beserta Koramil terus mengawal kegiatan vaksinasi.

Menurut Komandan Kodim 140l Majene, Letkol Inf Yudi Rombe, Minggu (12/9/2021), oleh komamdo atas telah menginstruksikan seluruh jajaran TNI agar bersinergi dengan pemerintah untuk berperan aktif dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Sejak adanya vaksin, kami sudah membuka gerai vaksin di Makodim 1401 Majene. Kita menyasar masyarakat luas, anggota TNI aktif dan Purnawirawan TNI. Dan layanan vaksinasi kami siapkan di Aula Makodim 1401 Majene serta di Koramil – Koramil Jajaran Kodim 1401/Majene,” ungkap Yudi Rombe.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Ia mengaku, oleh masyarakat sangat antusias mengikuti vaksin yang digelar. “Antusias masyarakat sangat besar. Kita sudah melakukan vaksinasi terhadap 7.000 orang dalam program layanan vaksinasi di wilayah Majene,” ucap Yudi Rombe.

Dikatakan, selama TNI melaksanakan vaksinasi, tidak ditemukan keluhan yang berarti atas dampak yang ditimbulkan. “Bisa dikatakan zero atau nol,” tegas Dandim 1401 Majene.

Ia menambahkan, untuk menyukseskan program sejuta vaksin melalui program nasional, perlu pelibatan semua pihak dan sosialisasi secara  massif kepada masyarakat bahwa vaksin aman.

Ada dua jenis vaksin yang diberikan pada layanan vaksinasi di Makodim 1401 Majene. “Untuk vaksinasi Astrazeneca diperuntukkan bagi keluarga TNI, Purnawirawan dan seluarganya. Kemudian untuk vaksin jenis Sinovac diperuntukkan bagi masyarakat umum, baik yang pertama maupun yang kedua kali,” katanya.

Lebih jauh kata Letkol Yudi Rombe, untuk mempercepat proses vaksinasi dan
menghindari kerumunan, puluhan vaksinator dilibatkan, mulai dari petugas Dinkes, petugas Puskesmas dan personel Kodim 1401 Majene.

“Kita bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Majene untuk membantu program vaksinasi ini, dimana beberapa vaksinator dari Dinas
Kesehatan maupun dari petugas Puskesmas yang dikerahkan serta beberapa Koramil,” jelasnya.

Dalam program layanan vaksinasi, ucap dia tetap mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai pendaftaran (pencatatan), screening (pemeriksaan kesehatan), penyuntikan vaksin, dan observasi.

”Termasuk dalam penerapan protokol kesehatan (Protkes) yang ketat. Jadi program ini akan terus kita lakukan hingga dari komando atas selesai memberikan vaksin. Kita akan maksimalkan kegiatan ini. Ingat ya,  vaksinasi ini terbuka untuk umum,” bebernya seraya menambahkan, kendati sudah divaksin, masyarakat harus tetap patuh Prokes karena vaksin bukan anti Covid-19, tetapi sebagai sarana memperkuat anti body atas serangan virus corona.

(fajar/red)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.