Mapos, Mamuju – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat melalui Bidang Kewaspadaan Nasional kembali melaksanakan fasilitasi penanganan aksi unjuk rasa yang dilakukan organisasi Himpunan mahasiswa Islam ( HMI) Cabang Manakarra, Senin (19/10/2026), di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari koordinasi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan daerah, sekaligus mendukung penyampaian aspirasi masyarakat secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Muh. Darwis Damir, mengatakan bahwa penanganan aksi unjuk rasa memerlukan koordinasi dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta pihak yang menyampaikan aspirasi.
“Penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Karena itu, komunikasi dan koordinasi perlu dilakukan dengan baik agar aspirasi dapat disampaikan secara tertib dan situasi daerah tetap kondusif,” ujarnya.
Darwis menjelaskan, sesuai tugas dan fungsinya, Bidang Kewaspadaan Nasional Kesbangpol berperan dalam deteksi dini dan kewaspadaan terhadap potensi konflik sosial, serta koordinasi dengan perangkat daerah dan unsur terkait dalam mengantisipasi perkembangan situasi di masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Bidang Kewaspadaan Nasional mendukung fasilitasi komunikasi antara pihak yang menyampaikan aspirasi dan pemerintah daerah guna mendorong penyelesaian persoalan melalui dialog. Peran tersebut dijalankan sesuai kewenangan kelembagaan dan bersinergi dengan aparat keamanan serta instansi terkait.
Melalui koordinasi tersebut, Kesbangpol Sulbar melalui Bidang Kewaspadaan Nasional mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas politik, mengantisipasi potensi konflik sosial, serta menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai ketentuan yang berlaku.
(*)






