Keris Menancap di Dada, Ibu Paruh Baya Dinyatakan Tewas Bunuh Diri

0
104

Mapos, Majene – Warga Dusun Putta’da Desa Putta’da Kecamatan Sendana geger, lantaran salah seorang ibu paruh baya warga setempat bernama Ammi (57) ditemukan oleh anaknya bernama Nurbaya (27) sudah tidak bernyawa, Senin (23/10/2018) pukul 06.00 Wita.

Polisi tengah melakukan olah TKP di rumah korban bunuh diri foto: ist

Di dada korban masih tertancap sebilah badik yang diakui oleh Nurbaya sebagai milik korban.

Menurut sumber dari humas Polres Majene, Senin tanggal 22 Oktober 2018 pukul 07.30 Wita, Polsek Sendana mendapat informasi dari Kepala Dusun Putta’da – Rasyid.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Oleh Rasyid menyebut, telah terjadi dugaan bunuh diri sekitar pukul 06.00 Wita di Dusun Puttada Desa Puttada Kecamatan Sendana Kabupaten Majene.

Mendapat informasi, Kanit SPKT Ipda Naufal Arya,S.Tr.K bersama piket fungsi dan Unit Identifikasi Polres Majene segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh anak korban – Nurbaya. Saat itu Nurbaya hendak mengisi daya hand phone miliknya.

Bersamaan dengan itu, Nurbaya melihat botol kecil tersimpan di atas lemari dimana biasanya botol tersebut tergantung bersama keris di tiang rumah panggung milik korban.

Ketika Nurbaya menengok ke dalam kamar korban, ternyata keris yang biasanya tergantung di tiang rumah bersama botol, saat itu telah tertancap di dada korban yang tengah terbaring di atas tempat tidur.

Melihat kondisi ibunya, Nurbaya kemudian menyampaikan perihal tersebut kepada keluarganya yang masih tertidur di dalam kamar dan berseblahan dengan kamar korban.

“Dari keterangan keluarga korban bahwa keris itu adalah milik korban yang sudah lama tergantung di tiang rumah,” terang Kapolsek Sendana AKP Achmad Syarif Tola.

Kendati diyakini bahwa korban meninggal akibat bunuh diri, namun jajaran polisi setempat tetap membawa korban ke Puskesmas Sendana untuk dilakukan visum dan sekaligus mencabut keris yang menancap di dada korban.

Sayangnya, tidak ada keterangan resmi yang menyebutkan apa motif korban sehingga rela menghabisi nyawanya sendiri.

Namun sumber lain menyebutkan, kemungkinan ibu paruh baya itu nekat mengakhiri hidupnya karena sudah lama menderita sakit hipertensi.

“Kita masih tetap melakukan penyelidikan soal motif korban bunuh diri,” tandas AKP Achmad Syarif Tola.

(ipunk)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.