Kemenag Sulbar Kembali Salurkan Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Gempa

0
65

Mapos, Mamuju – Setelah sehari sebelumnya menyalurkan bantuan ke sisi utara Kabupaten Mamuju, kali ini Tim Tanggap Bencana Kanwil Kemenag Sulbar kembali menyalurkan bantuan dengan menyusuri sisi selatan Kabupaten Mamuju menuju Kabupaten Majene.

Diawali dengan Doa dan Dzikir Tolak Bala di pagi hari, Tim bergerak menuju titik pertama persinggahan, Dusun Ganno, Kabupaten Mamuju, yang dilanjutkan menuju Masjid Besar Nurul, Kecamatan Tappalang. Memasuki Kabupaten Majene Tim menuju titik ketiga penyaluran yaitu Kantor Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama di Kecamatan Malunda, dan kemudian diakhiri ke tempat penyaluran terakhir di Kecamatan Tubo Sendana di Kabupaten Majene.

Bantuan dan donasi yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian dan empati saudara-saudara se-Kementerian Agama diantaranya; Kanwil Kemenag Sulteng, Kanwil Kemenag Sulsel, Kankemenag Kab. Mamasa, IAIN Palopo, KKMI Nasional dan Kankemenag Kab. Polewali Mandar.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Beberapa bentuk bantuan yang sudah disalurkan diantaranya, beras, minyak goreng, mie instan, air mineral, perlengkapan bayi, obat-obatan, tikar dan Alquran.

Ka.Kanwil Kemenag Sulbar, H. Muflih B. Fattah ditemani Kabid PHU, H. Suharli dan Kabid PAKIS, H. Ahmad Barambangy menyerahkan bantuan langsung kepada korban yang membutuhkan. “Segenap elemen Kementerian Agama melalui Kanwil Kemenag Sulbar menyampaikan turut berduka atas musibah gempa di Sulawesi Barat. Semoga kita bisa bangkit dan musibah ini cepat berlalu serta pulih seperti sedia kala,” pesan H. M. Muflih.

Seperti yang diketahui sebelumnya, gempa bumi tektonik mengguncang Sulawesi Barat dengan dampak kerusakan yang dirasakan di Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju pada Jumat 15 Januari 2021 dengan kekuatan 6,2 SR (tidak berpotensi Tsunami).

Hingga Sabtu (23/1) Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Provinsi Sulawesi Barat melaporkan sebanyak 89.624 warga Kabupaten Mamuju dan Majene masih mengungsi pasca gempa.

Tercatat jumlah korban meninggal dunia sebanyak 91 jiwa, tiga orang dinyatakan hilang di Kabupaten Majene dan dua orang meninggal di pengungsian, 320 jiwa dengan luka sangat berat yang saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit, 426 jiwa luka berat, 240 jiwa luka sedang dan 2.703 jiwa luka ringan.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.