Kecelakaan Maut di Mamuju, 1 Meninggal Dunia

Gambar Kecelakaan Maut di Mamuju, 1 Meninggal Dunia

Mapos, Mamuju – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Poros Tapalang – Mamuju, tepatnya di Dusun Ganno, Desa Saletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (20/3/2019), sekitar pukul 07.30 Wita.

Kecelakaan itu melibatkan Bus Litha merk Mercedes Benz dengan nomor polisi DD 7929AZ, yang dikemudikan oleh Willy Arianto (25), warga Jalan Abdul Dg. Sirua Makassar dengan kendaraan roda dua.

Dari kejadian itu, pengendara motor Supra X dengan nomor polisi DC 2928BA, yang dikendarai oleh Sahrul (16), warga Dusun Patidi, Desa Patidi, meninggal dunia di TKP.

Ps. Kanit Laka Lantas Polres Metro Mamuju, Aiptu Amiruddin Gena saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

“Iya benar, terjadi kecelakaan antara bus dan motor di Saletto. Korban pengendara motor meninggal dunia di TKP,” ucapnya. Rabu (20/3/2019).

Dok. Mapos

Amiruddin mengatakan, untuk kepentingan penyelidikan, korban akan dibawah ke RS Bhayangkara untuk dilakuakan visun et repertum. Namun sebelum korban dibawa ke RS Bhayangkara, dilakukan mediasi kepada orang tua korban.

“Kita lakukan mediasi dulu kepada orang tua korban agar korban bisa di visum demi kepentingan penyelidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Mamuju, AKBP Mohammad Rivai Arvan menjelaskan, kecelakaan lalu lintas itu melibatkan mobil bus litha dan dua buah kendaraan roda dua.

“Pengendara roda dua atas nama Sahrul meninggal di TKP, sedangkan pengendara motor lainnya dalam lidik,” ujar Rivai.

Menurut Rivai dari kejadian itu, korban mengalami luka, patah pada tulang rusuk yang tembus di ketiak kiri.

Rivai menjelaskan, adapun kronologis kecelakaan tersebut, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah selatan ke utara, pada saat jalan lurus, korban hendak mendahului bus yang berada didepannya.

“Pada saat akan mendahului bus, tiba-tiba dari arah depan muncul sebuah motor dan berbenturan dengan korban. Dari bentaran itu, korban hilang kendali dan terjatuh serta terseret masuk dibawa bus,” terang Rivai.

Dari kecelakaan itu, lanjut Rivai, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pengendara motor yang berbenturan dengan korban.

“Motor satunya kita masih dalam lidik,” pungkasnya.

Adapun barang bukti yang disita dari kejadian itu diantaranya, satu unit sepeda motor merk Honda Supra X Nopol DC 2928BA dan satu unit mobil bus merk Mercedes Benz, Nopol DD 7929AZ.

Dari kejadian itu, Rivai mengingatkan kepada masing-masing orang tua agar hendaknya tidak memberikan kendaraan kepada anaknya yang masih dibawah umur.

“Ini adalah satu contoh kejadian agar para orang tua lebih waspada dan memperhatikan anak-anaknya, jangan memberikan kendaraan yang belum cukup umur,” imbuhnya.

“Korban yang meninggal ini adalah seorang pelajar yang merupakan generasi milineal,” tambahnya.

Rivai mengatakan, dari kejadian itu, pihaknya telah menangani kecelakaan lalu lintas sebanyak 27 kecelakaan, terhitung mulai bulan Januari-Maret 2019, dengan korban meninggal dunia sebanyak 2 orang (masih dibawah umur), luka berat 2 orang (masih dibawah umur) dan luka ringan sebanyak 9 orang (anak dibawah umur). Sedangkan jumlah tilang untuk anak dibawah umur sebanyak 229 surat tilang.

(usman)

Baca Juga