KASS ’91 Smansa Majene Berbagi di Tengah Pandemi

  • 22 Apr 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 425
Gambar KASS ’91 Smansa Majene Berbagi di Tengah Pandemi

Mapos, Majene — Melihat kondisi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 semakin terpuruk, Kerukunan Alumni Sembilan Satu SMA Negeri 1 Majene (KASS ’91 Majene) berupaya memberikan bantuan sembako kepada masyarakat miskin dan rentan miskin.

“Teman-teman seangkatan alumni merasa tergugah akibat pandemi Corona-91 di Kab. Majene. Dan kita menyadari sebahagian besar warga Majene mengalami dampak ekonomi cukup parah, karena daya beli masyarakat juga semakin berkurang,” aku Ketua KASS ’91 SMA Negeri 1 Majene, usai menyerahkan paket sembako kepada warga di Lingkungan Lembang Dzua, Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Rabu (22/04/2020).

Atas dasar itulah lanjut Sufyan Ilbas, sehingga Kerukunan Alumni 91 Smansa Majene atau yang biasa disingkat KASS ’91 melakukan bakti sosial untuk berbagi kepada sebahagian masyarakat.

“Pembagian sembako kita lakukan dengan mengindahkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 dengan tidak mengumpulkan banyak orang. Paket yang dibagi diberikan kepada masing-masing anggota alumni untuk mendata di lingkungan masing masing. Selanjutnya, panitia mengantarkan langsung ke rumah warga yang sudah terdata,” ungkap Sufyan Ilbas.

“Tidak banyak yang kita bagikan. Hanya 100 an paket saja yang isinya seperti biasa antara lain beras 5 kg, gula pasir 1 kg dan minyak goreng 1 liter yang kita kemas dalam kantongan,” ungkap Sufyan Ilbas.

Ia berharap bantuan hasil urunan dari teman-teman seangkatan KASS ’91 dari berbagai daerah se Indonesia dapat diterima dengan baik oleh masyarakat penerima dan bagi donatur mendapat pahala setimpal di sisi Allah SWT.

“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadan 1441 hijriyah, tentu masyarakat golongan ekonomi lemah sangat membutuhkan. Semoga pandemi Covid-19 segera berlalu dan masyarakat kita dapat beraktifitas seperti semula,” harap Sufyan Ilbas seraya menambahkan, agar masyarakat tetap memperhatikan imbauan pemerintah untuk tetap di rumah agar meminimalisir rantai penyebaran virus corona.

(ipunk)